Tampilkan postingan dengan label penampakan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label penampakan. Tampilkan semua postingan

Selasa, 05 Februari 2013

Kirain UFO, ternyata roket China

Tadi bada subuh lihat traveling star, warna sinarnya putih, sekitar pukul 05:45 WITA, awal terlihat sedikit di bawah Arcturus (Alpha Bootis), dan fade out di bawah Alphekka (Alpha Coronae Borealis), lama penampakan sekitar 7 detik, lintasan sepertinya lurus dengan kecepatan konstan.

Tingkat kecerahan sedikit di bawah Arcturus, nyala konstan, tidak berdenyut. Lokasi pengamatan: Renon, Denpasar, Bali, 5 Feb 2013. Coba sorot laser, tapi nggak ada reaksi.

Setelah konsultasi ke situs heavens-above.com, kemungkinan besar yang terlihat itu adalah CZ-3 - Stage 3: alias Chang Zheng 3C, atau Chinese Long March 3 rocket. 


Confirmed IFO. (byms)

Selasa, 24 Juli 2012

Cakram neon di langit Denpasar, Bali, 24 Juli 2012

Jam 00:30 tadi terlihat seberkas cahaya di langit, bentuk seperti lampu cakram neon putih kebiruan.

Awalnya saya kira ini bintang jatuh, secara kemunculannya yang tiba-tiba, tapi tidak ada ekor, tak ada perubahan intensitas cahaya, terlalu pelan, dan yang paling menggugurkan adalah ketinggiannya sangat dekat: di bawah awan.

Karena itu sempat terpikirkan juga barangkali ada yang main kembang api, tapi intensitas cahayanya terlalu konstan dan tidak seterang flare phospor, muncul dan hilangnya juga seperti diatur saklar on/off sedangkan flare kembang api biasanya meredup dan mati.

Kecepatannya juga cukup tinggi untuk kembang api, terlihat ada tenaga di sana: bukan sekedar jatuh karena ditarik gravitasi. Arah lintasan diagonal konstan, sementara angin sedang kencang karena terlihat awan bergerak cukup cepat.

Ukurannya juga terlalu besar untuk flare kembang api, yaitu sekitar 1/2 bulan purnama.

Lokasi: Renon, Denpasar, Bali. Arah: Barat Laut. Lama penampakan: 2 detik. Saksi: sendirian.

Metode: Aktif, sugesti positif: tegur sapa. (byms)

Enhanced by Zemanta

Senin, 09 Juli 2012

Dokumen Valentich akhirnya dibuka oleh Pemerintah Australia

Catatan: Tulisan ini merupakan terjemahan kedalam bahasa Indonesia dari artikel aslinya di sini.

Hallo semuanya,

Pengantar:

Menghilangnya pilot Australia Frederick Valentich pada 21 October 1978, di atas Bass Strait, Australia, telah selalu membingungkan para peneliti UFO global. Valentich, menerbangkan pesawat ringan,  nomor registrasi VH-DSJ, menghilang pada penerbangan dari lanud Moorabbin, Melbourne, Victoria, menuju King Island di Bass Strait. Baik ia, maupun pesawatnya, tidak pernah terlihat lagi setelahnya. Ia melaporkan melihat benda asing di langit, selama penerbangan.

Dokumentasi Pemerintah:

Setelah kejadian tersebut, Pemerintah Australian melalui Department of Transport mengeluarkan tiga halaman berjudul "Aircraft Accident Investigation Summary Report" tanggal 27 Apr 1982. Pada bagian 7 dokumen tersebut, berjudul "Opinion as to cause (Pendapat mengenai penyebab)" Department tersebut menyatakan "The reason for the disappearance of the aircraft has not been determined. (Penyebab dari hilangnya ini masih belum ditentukan)" Referensi file yang tercantum dalam dokumen ini adalah V116/783/1047.

Upaya pencarian akses e V116/783/1047:

Pada 1982 Australian UFO researcher Bill Chalker meneliti Department of Transport UFO files "...but was specifically denied access to the Valentich files on the grounds that they were Air Accident Investigation files and not UFO files." (Chalker, Bill. 1996. The Oz Files. Duffy & Snellgrove. Potts Point, NSW. Page 170.)

Pada 2004 Saya mengirimkan sebuah permohonan Freedom of Information kepada Department of transport. Bagian dari permohonan tersebut adalah akses ke file V116/783/1047. Department tersebut memberitahu saya bahwa sepengetahuan mereka dokumen tersebut telah dihancurkan oleh National Archives of Australia (NAA.) Saya mengkaji NAA website's electronic database RecordSearch dan tidak menemuan catatan mengenai dokumen tersebut. Namun demiian, saya mengerti bahwa hanya sekitar 10% dari dokumen-dokumen yang disimpan NAA bisa dicari melalui RecordSearch.

Pada October 2011, sewaktu melakukan pencarian rutin pada RecordSearch, saya menemukan bahwa dokumen ini sekarang terdaftar sebagai dokumen dengan seri B1497 control symbol V116/783/1047, berjudul "DSJ-Cape Otway to King Island 21 October 1978 - Aircraft missing (Valentich) 1978-1992" barcode 10491375. Dokumen ini ditampilkan sebagai tersimpan di kantor Melbourne office dari NAA. Namun demikian status dari dokumen ini adalah "closed." Walaupun statusnya seperti ini, saya mengirimkan sebuah permohonan untuk mengakses dokumen tersebut, dengan alasan bahwa pada tahun 2012 surat-surat dokumen bertanggal 1978-1981 seharusnya sudah terbuka bagi masyarakat umum.

Dokumen lain muncul:

Pada saat bersamaan, Andrew Arnold, dan timnya, dari Melbourne based group, Victorian UFO Action, telah melakukan riset terhadap kasus Valentich. Andrew menemukan bahwa terdapat dokumen lainnya yang terkait. Ini adalah dokumen seri A4703 control symbol 1978/1205 titled "VH-DSJ- Light aircraft overdue King Island." dengan barcode 11485989 dan disimpan oleh Canberra office dari NAA. Agensi sumber yang terlihat di NAA Notes adalah Department of Transport, Head Office, Canberra and Melbourne, Emergency & Special Services Branch. Andrew mengirimkan permohonan untuk mengakses file ini.

Apakah yang dinyatakan dokumen A4703 ini mengenai UFOs?

Dokumen ini, yang terdiri dari 292 halaman telah dibukakan oleh Marine Operations Centre dan termasuk dalam dokumen MARSAR (Marine search and rescue). Sampul dokumen ini mengindikasikan bahwa baik pencarian udara dan laut telah dikerahkan. Insiden dibukakan pada 21 Oct 78 dan ditutup pada 25 Oct 78. Pihak berwajib yang terlibat adalah Victorian Police at King Island, Hobart and Lakes Entrance, ditambah dengan Department of Defence.

Dokumen ini memuat kesimpulan dua halaman yang berisi ringkasan luar biasa atas insiden, sebagai berikut:

"1. Airways Operations Melbourne menginformasikan bahwa sebuah Distress phase telah diberlakukan terhadap sebuah pesawat Cessna 182 berada di sekitar King island dalam penerbangan dari Moorabbin menuju King Island. Pesawat tersebut telah melaporkan mesin yang berjalan tersendat-sendat sebelum hilangnya komunikasi."

Pada bagian kesimpulan tertulis "S.SOC AMML menyatakan pesawat melaporkan melihat sesuatu (kemungkinan sebuah UFO) sesaat setelah meninggalkan Cape Otway pada 0903Z..."

Kemudian "16. Beberapa laporan mengenai sinar putih terang bergerak cepat telah diterima dari beragam bagian negara. Mt Stromlo observatory mengabarkan bahwa pada malam tanggal 21 adalah puncak dari hujan meteorite dengan 10-15 penampakan per-jam terjadi."

"21. Pada 250900Z pencarian pesawat terbang dihentikan dengan tidak adanya penampakan pesawat terbang, runtuhan, atau sisa pesawat walaupun telah dilakukan pencarian intensif di lokasi yang kecil."

"22. Sebagai lanjutan dari misteri ini, reruntuhan dilaporkan ditemukan di luar dari Lakes Entrance, diperiksa oleh Polisi namun tidak terkait dengan pencarian ini. Ayah dari pilot percaya sebuah UFO telah membawa anaknya dan akan ... (tulisan tidak jelas, pen) ia dalam waktu berselang. Kecelakaan ini menerima liputan surat kabar dan televisi karena keterkaitannya dengan UFO."

Saya menghitung ada sepuluh referensi ke kata "UFO" pada sisa bagian dokumen. Ini termasuk sebuah laporan dari pesawat terbang VH-DRB dari Tenannt Creek menuju Darwin yang melihat sinar putih terang selama 3-4 detik.

File V116/783/1047:

Dokumen ini diserahkan pada saya oleh NAA beberapa hari lalu. Dokumen kunci dari 315 halaman berkas ini adalah folio 103. Ini semuanya berjumlah 64 halaman, dan merupakan laporan dari Director, Victoria/Tasmania Region bertanggal 20 Oct 1981, dialamatkan untuk AS(SI). Ia memuat satu halaman "Air Safety Investigation Minute" dan 63 halaman laporan.

Dokumen memuat:

* Peta dari jalur penerbangan semula
* Data pesawat terbang
* Data kru penerbangan
* Data penerbangan
* Data Meteorologis
* Rangkaian peristiwa
* Sebuah analisis mengenai penyebab
* Lampiran-lampiran

Lampiran-lampiran memuat catatan percakapan antara para peneliti Departmen dan:

* The Moorabbin briefing officer
* Orang yang mengisi ulang bahan bakar VH-DSJ malam itu
* The Departmental OIC, King Island
* Seorang nelayan crayfish dari King Island
* The mess officer, ATC HQ
* Seseorang yang menerbangkan VH-DSJ pagi itu
* Tutor penerbangan Valentich
* Ayah dari Valentich
* Kekasih Valentich
* Seorang teman dekat Valentich
* Seorang pegawai dari Southern Air Services (SAS - pemilik pesawat terbang tersebut)
* Empat instruktur/pilot dari SAS

Lampiran-lampiran juga memuat:

* Gambaran jejak radar dari Melbourne Flight Services
* Sebuah analisis atas citra radar saat itu
* Rencana penerbangan Valentich
* Sebuah transcript dari rekaman komunikasi antara DSJ dan Melbourne Flight Services yang mencakup lingkup waktu lebih luas daripada yang dipublikasikan di dokumen dari 1982
* Sebuah peta menunjukkan liputan radio pada ketinggian berbeda, dan jarak berbeda dari Melbourne
* Sejarah pribadi rahasia dari Valentich
* Sebuah ringkasan berdasar informasi dari RAAF (AU Australia)
* Detail hasil ujian lisensi pilot komersil Valentich
* Detail dari perangat radio DSJ
* Ramalan cuaca dari area tersebut
* Perkiraan terbaik dari cuaca sepanjang jalur penerbangan
* Sebuah laporan dari contoh air dari Bass Strait oleh Department of Defence Materials Research Laboratories
* Sebuah laporan spesialis dari seorang dokter mengenai Human Factors Aspects
* Sebuah laporan mengenai sebuah pesawat terbang mengerek sebuah glider di dekat Apollo Bay
* Sebuah laporan UFO dari seorang individu
* Sebuah laporan mengenai hujan metallic "scintillations" terlihat di langit

Halaman utama laporan, di seksi 7, "Pendapat mengenai penyebab" hanya menyatakan "Tidak disimpulkan - pesawat terbang hilang."

Dokumen "Air Safety Investigation Minute" para 3, menyatakan "Pihak Region tidak bermaksud untuk mengambil tindakan lebih lanjut terkait perkara ini kecuali diperoleh bukti faktual yang positif."

Baca versi digital nya sendiri:

Anda bisa membacanya (dalam Bahasa Inggris, pen.) sebagaimana dibukakan bagi saya, dengan cara:

1. Go to http://www.naa.gov.au/
2. Click on "search the collection"
3. Click on "begin your search"
4. Up comes "RecordSearch"
5. In the keywords box type the word Valentich
6. Click on search
7. Up comes a list
8. Scroll down to V116/783/1047
9. Click on this entry
10. Click on digital file
11. Up comes the file.

Komentar:

Setelah anda membaca dokumennya, saya mempersilahkan anda berbagi pikiran. Silakan gunakan bagian komentar dari blog (sumber) di sini: http://ufos-scientificresearch.blogspot.com.au/2012/06/valentich-files-released-by-australian.html

Diterjemahkan oleh: Bayu Amus (byms).

Foto dan ilustrasi (dari Ufoevidence.org):




Referensi terkait:
(1) Valentich disappearance (Wikipedia) - http://en.wikipedia.org/wiki/Valentich_disappearance
(2) The Valentich Mystery - http://www.ufoevidence.org/cases/case24.htm
(3) The Frederick Valentich Disappearance by Paul Norman - http://members.ozemail.com.au/~vufors/valensum.htm
Enhanced by Zemanta

Rabu, 25 April 2012

Keaslian foto UFO di Kebumen Selatan, 26 February 1932

Sudah beberapa waktu ini beredar gambar diantara situs-situs yang memuat artikel mengenai pemunculan UFO di Indonesia, yang konon berasal dari Kebumen Selatan, 26 February 1932 sebagai berikut:



Adapun saya, selama aktif di BETA-UFO merasa tidak pernah menemukan foto serupa dari penampakan-penampakan UFO di Indonesia yang lebih tua dari penampakan UFO di Gunung Agung, Bali, 17 Agustus 1973, tergerak untuk mencari tahu mengenai keabsahan dari foto tersebut.

Setelah ditelusuri lebih lanjut, ketahuanlah bahwa ternyata foto tersebut bukan berasal dari Kebumen Selatan, 16 February 1932, melainkan dari Trindade Island, Brazil, 16 January 1958 (sumber).

Kerancuan yang muncul sendiri, rupanya terjadi karena banyaknya situs-situs blog yang menulis mengenai sejarah penampakan UFO di Indonesia, namun seringkali hanya saling copy satu sama lain tanpa ada upaya untuk melakukan verifikasi lebih lanjut, atau sekedar pilih acak foto UFO yang tidak terkait, namun dianggap sebagai foto dari salahsatu penampakan UFO di Indonesia oleh penyalin konten berikutnya.

Jika anda tertarik untuk mengetahui foto-foto penampakan UFO terkini dari Indonesia, silakan kunjungi bagian gallery dari situs web BETA-UFO di alamat berikut ini: http://www.beta-ufo.org/foto-ufo. (byms)
Enhanced by Zemanta

Senin, 19 Maret 2012

Lingkaran merah biru memutar teramati di Karanganyar, Jawa Tengah, Oktober 2011

No. 1110xx-01-u-karanganyar-jateng
Timestamp:  11/2/2011 22:53:22 (mm/dd/yy)
Nama Pelapor: Rahasia
Profesi: Rahasia
Deskripsi penampakan:  Lingkaran berwarna biru merah dengan merah memutar, sering terlihat tiap subuh. kadang bergerak dari timur jauh ke barat terus belok ke utara dan bergerak jauh. dan  pernah menemui hanya muter2 di atas langit saja. berada di langit agak tinggi. cahaya dari jauh birunya sangat terang. tp masih ragu apa itu layang2 atau bukan, soalnya bergerak dari timur jauh ke barat terus belok ke utara dan jauh.
Bentuk UFO:  Piringan, Lingkaran
Lokasi penampakan:  Palur, Jaten, Karanganyar, Jawa Tengah
Waktu penampakan: 04:00 Pagi (subuh)
Lama penampakan: cepat (bergerak) & lama (muter2)
Tanggal penampakan: Minggu2 akhir bulan oktober 2011
Saksi Mata: Dua
Pengalaman pertama: Ya
Data pendukung:
Informasi lainnya:  Anehnya di langit tinggi dan muncul tiap subuh, ada perkiraan ada 2 benda.. yg pertama dan bergerak dari timur dan belok saya aneh, cz seperti pesawat bergerak tp bentuk lingkaran. sedangkan yang muter2 kyk layang2.. 2 penampakan itu berada dihari yang berbeda tp seringnya yang bergerak

Senin, 12 Maret 2012

Jendela berderet teramati di balik menara air dan menghilang cepat

Kemarin malam sekitar jam 21:00 WITA sewaktu nungguin tukang delivery makanan datang, saya berjalan ke luar kontrakan ke halaman depan, dan bergerak ke arah pagar gerbang masuk karena mendengar suara motor mendekat.

Waktu tahu si tukang delivery ternyata belum datang, cuma motor tetangga lewat, saya pun balik badan kembali ke arah dalam halaman.

Saat itulah di balik menara air di sudut halaman, tampak sekelebat ada barisan cahaya berwarna kuning redup agak oranye bergerak cepat dari Selatan ke Utara (kanan ke kiri kalau dari posisi saya). 

Awalnya saya pikir ini sekedar ilusi cahaya di kacamata saya, tapi waktu saya melangkah mundur kembali ke gerbang masuk, dan coba rekonstruksi kejadiannya sambil geleng-geleng kepala mencari posisi supaya si pantulan cahaya yang sama muncul, ternyata si cahaya ternyata tidak muncul lagi. Lagipula setelah diingat-ingat, cahayanya sendiri seperti menghilang di balik tiang menara air secara berbaris, sementara kalau refleksi di kacamata biasanya tidak akan hilang terhalang pohon.

Dugaan awalnya jendela dari rumah tetangga, terlebih karen penampakan cahayanya sendiri mirip seperti deretan jendela persegi dengan ukuran jendela rumah standard dari jarak yang sama, hanya saja jumlahnya ada sekitar empat atau lima buah, dan terlihat bergerak dengan cepat, hilang satu-persatu ke balik pohon di sebelah tiang menara air rumah tetangga. Sesudah cek lokasi di foto, di bagian penampakan itu sendiri memang seharusnya cuma ada langit, bukan rumah tetangga. 

Kalau itu sesuatu, maka sesuatu itu terbang sangat rendah tadi malam, dan relatif dekat. Silakan lihat gambar untuk ilustrasi, berdasar pada foto yang saya ambil pas Tahun Baru 2012 kemarin. (byms)

Dua cahaya melintas cepat tanpa suara di Serdang, Sumatera Utara, Januari 2011

No. 1101xx-01-u-serdang-sumut
Timestamp:  8/3/2011 14:41:14
Nama Pelapor: Fitra Surya Perdana
Profesi: Karyawan Swasta
Deskripsi penampakan:  Saat itu malam bulan purnama , ketika keluar dari rumah saya lihat dibawah bulan  ada dua cahaha sebesar lampu pijar dengan kecepatan seperti pesawat jet tempur melintas dari arah barat menuju ketimur yang mengherankan , kedua cahaya tersebut tidak bersuara. 
Bentuk UFO:  Dua bola cahaya yang besar lalu semakin jauh makin mengecil
Lokasi penampakan:  Tanjung Beringin, Serdang Bedagai, Kecamatan Tanjung Beringin Lorong Dua Kelapa Sawit, Sumatera Utara
Waktu penampakan: 21.00 WIB
Lama penampakan: 30 detik
Tanggal penampakan: Januari 2011
Saksi Mata: Sendiri
Pengalaman pertama: Ya

Senin, 05 Maret 2012

Bintang zigzag teramati di Muara Ule Lheu, Banda Aceh, Januari 2007


No. 0701xx-01-u-banda aceh-aceh
Timestamp:   1/25/2011 7:07:32  (mm/dd/yy)
Nama Pelapor: Firman S.
Profesi: Swasta

Deskripsi penampakan:  Maaf, saya baru dapat link pelaporan ini, kejadiannya diawal tahun 2007, penampakan 2 (dua) cahaya yang tingginya setara dengan ketinggian bintang, dengan warna dan ukuran serupa bintang, terlihat bergerak sangat kencang dari selatan ke utara. yang didepan berjalan lurus, sementara yang satunya mengikuti  dibelakang zigzag sangat cepat. kejadian itu tengah malam, saat langit sangat cerah di Muara Ule Lheu (pelabuhan penyebarangn Banda Aceh-Sabang)

Bentuk UFO: Segitiga
Lokasi penampakan: Muara Ule Lheu, Banda Aceh
Waktu penampakan: Tengah malam
Lama penampakan: Sekitar 10 menit
Tanggal penampakan: Awal januari 2007
Saksi Mata: 2 - 5 orang
Pengalaman pertama: Ya

Senin, 27 Februari 2012

Cerutu hijau terbang mendesis di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Agustus 2010

No. 1008xx-01-u-banjarmasin-kalsel
Timestamp:  10/3/2010 21:35:02 (mm/dd/yy)
Nama Pelapor: Rahasia
Profesi: Rahasia

Deskripsi penampakan:  Sebuah cerutu sekitar 1 atau 2 meteran lah berwarna hijau dan mendesis wessssss dari posisi saya lihat dia terbang dari kiri menuju kanan.. awalnya saya duduk dikursi diteras lantai dua waktu itu mau magrib saya waktu itu juga sedang berdoa semoga Tuhan kasih saya sesuatu yang membuktikan keESAAN-NYA(minta dilihatkan ufo) dan tidak lama saya dilihatkan betulan ufo itu saya tercengan melihatnya.. awalnya saya kira itu rudal yang ditembakan karena yang saya lihat itu nyata bukan awang2 atau fikiran atau hayalan.. saya sangat gugup, saya kira itu rudal,, benda itu tepat melintasi sebuah antena yang pajang menjulang (mungkin antena orari) karena dibawah antenaitu memang markasnya pemadam kebakaran yang ada diwilayah saya.. saya melihat dengan nyata dan mendengar benda itu berdesis.. benda itu bergerak tidak terlalu cepat dan tidak terlalu lambat.. benda itu lewat saja lalu saya lihat dari arak kiri kearah kananlalu saya lihat lagi kearah awal bendaitu bergerak karena saya kira ada yang menembakannya dan setelah saya lihat kekiri arah benda terbang itu bergerak benda itu sudah hilang..

Bentuk UFO:  Cerutu
Lokasi penampakan:  Banjarmasin, Kalimantan Selatan
Waktu penampakan: Menjelang maghrib
Lama penampakan: Sekitar 20 detik
Tanggal penampakan: Pertengahan Agustus 2010
Saksi Mata: Sendiri
Pengalaman pertama: Ya

Data pendukung: Saya juga pernah iseng melihat langit diatas rumah saya,, saya masih bingung dengan yang ini karena saya melihat ada 2 benda warna putih terbang diatas awan,,waktu itu sudah malam tapi padang bulan.. saya melihat 2 benda putih terbang lurus menuju selatan dari arah utara saya tidak pasti itu bintang, kan aneh kok bintang terbang atau bergerak berbarengan seperti kejar2an dan setelah masuk awan yang paling besar mungkin awan yang mau hujan karena diselatan memang ngumpul awan yang banyak mau hujan benda itu sudah hilang dan tidak ada lagi..

Informasi lainnya:  catatan: di banjarmasin sering terlihat benda yang aneh2 dan teman saya dan neneknya dulu juga bilang pernah melihat ufo yang ada ditv sedang melayang diatap rumah tetangga dan kebetulan saya dan teman saya satu kampung..

Senin, 20 Februari 2012

Lima piramida teramati terbang di atas Jembatan Ampera, Palembang, Sumatera Selatan

No. 980101-01-u-palembang-sumsel
Timestamp:  5/7/2010 12:22:48
Nama Pelapor: Rahasia
Profesi: Rahasia
Deskripsi penampakan:  5 berbentuk piramida dari timur ke barat
Bentuk UFO:  Piramida
Lokasi penampakan:  Di atas Jembatan Ampera, Palembang
Waktu penampakan: 00:00
Lama penampakan: 5 menit
Tanggal penampakan: 1 Januari 1998
Saksi Mata: 2-5 orang
Pengalaman pertama: Ya

Rabu, 15 Februari 2012

Siluet segi delapan raksasa teramati terbang di Curug, Tangerang, Banten, 1995

No. 950000-01-u-tangerang-banten
Timestamp:  5/4/2010 23:03:36
Nama Pelapor: Rahasia
Alamat e-mail Pelapor: Rahasia
Profesi: Rahasia
Deskripsi penampakan:  Siluet, diam di tempat, bentuk'y seperti pesawat segi delapan raksasa
Bentuk UFO:  Segi delapan
Lokasi penampakan:  Curug, tangerang, banten
Waktu penampakan: Siang hari
Lama penampakan: Lupa
Tanggal penampakan: Antara 95/96
Saksi Mata: Sendiri
Pengalaman pertama: Ya
Data pendukung:
Informasi lainnya:  Stahu saya dr artikel yg saya baca, penampakan ufo kyak gni itu bnyak'y d'daerah yg mmpunya potensi sumber barang tambang serta mineral yg banyak, nah d'tmpat saya ini terkenal sbgai tmpat'y pengolahan gas alam...(tmpat saya dket ama pertamina)

Kamis, 09 Februari 2012

UFO Bisa Tertangkap Kamera Foto

Pada banyak kasus, penampakan UFO baru diketahui setelah selang beberapa waktu dari kejadian, berdasar kemunculannya dalam berkas foto. Dalam kejadian seperti ini, pemotretnya tidak menyadari ada hal yang aneh pada saat ia mengambil gambar tersebut, dan baru mengetahuinya ketika UFO ternyata terlihat di foto yang sudah ia proses.

Salahsatu kasus terkenal rekaman foto penampakan UFO seperti ini diambil pada 9 April 1971 di atas Lago de Cote (danau Cote), di daerah Arenal, Alajuela province, Costa Rica. 10.583 LU - 84.916 BB. Foto ini diambil oleh pesawat terbang tim pemetaan pemerintah Costa Rica, dan disimpan di Instituto Geográfico Nacional de Costa Rica (lihat gambar).

Bintang Berjalan Merah Redup di atas Pulau Serangan, 6 Feb 2012

Senin 6 Feb 2012 lalu, saat itu pulang kantor sekitar jam 7an, dan udara jarang-jarang cerah. Dari pelataran parkir belakang kantor di dekat Pulau Serangan, Bali ini, terlihat sang rembulan menyala gagah menerangi langit malam di atas Pulau Serangan. Sedikit disayangkan, adalah kondisinya yang belum purnama sempurna karena berdasarkan penanggalan Hijriah, malam itu baru tanggal 13 Rabiul Awal, sehari setelah Maulid Rasulullah Salallahu Alaihi Wassalam.

Sesuai juklak, maka jika kondisi "malam hari" bertemu dengan "langit cerah", maka hasilnya adalah: waktunya berburu UFO! Segera sayapun keluarkan dari tas ransel, bagian-bagian dari pena laser 200 mW (mili Watt) untuk disusun. Sengaja saya simpan terpisah karena ternyata perangkat ini terus menerus memakan baterai saat tidak dipakai sekalipun jika disimpan dalam keadaan utuh. Dengan cara ini, saya bisa berhemat penggunaan baterai AAA dari sekitar 1 mingguan ke berbulan-bulan.

Segera setelah pena siap, sayapun mengarahkan laser ke beberapa awan yang terbang rendah. Di kejauhan tampak titik kuning redup dengan iringan flashing dari lampu-lampu merah dan hijau: pesawat terbang komersil. Bukan ini yang saya cari. Sinar lasernya sendiri, ternyata bisa menjangkau hingga ke awan rendah, terbukti dari adanya bulatan (spot) teramati di awan yang kena tembak laser.

Setelah secara acak menembakkan laser ke berbagai penjuru langit, sayapun fokus ke bagian langit di atas kepala dan mulai membiasakan mata terhadap kondisi langit yang gelap ini.

Kamis, 29 September 2011

Panduan Identifikasi UFO: Layang-Layang Berlampu

Salahsatu masalah dalam identifikasi penampakan UFO secara visual, adalah semakin banyaknya benda terbang buatan manusia yang entah disengaja atau tidak, memiliki penampilan mirip UFO. Karena itu sebagai seorang pengamat UFO, merupakan hal yang sangat penting untuk selalu memperbarui pengetahuannya dengan perkembangan terkini, terutama terkait benda terbang buatan; baik itu yang dibuat dengan teknologi tinggi, maupun dengan teknologi relatif sederhana, dan bisa dibuat dengan mudah sehingga populer di masyarakat umum.

Salahsatu benda terbang yang masuk kategori terakhir tersebut, dan seringkali diduga oleh pengamat sebagai UFO, adalah layang-layang/layangan/wau berlampu.

Seiring mudahnya dan murahnya memperoleh lampu LED beserta sumber listriknya, maka melengkapi sebuah layang-layang dengan sumber cahaya bukanlah lagi masalah sekarang. Terlebih dengan ukuran layang-layang yang kadang bisa mencapai rentang tiga meter, maka sumber cahaya yang lebih kuat, sekaligus rangkaian elektronik untuk memanipulasi pola tampilan cahayanya, bisa juga dipakai.

Namun demikian, walaupun dari penampilan di waktu malam sama-sama misterius seperti UFO sungguhan, ada beberapa karakteristik yang konsisten teramati pada layang-layang berlampu ini, terutama karena ketergantugannya pada adanya tali pengikat ke bumi, dan cara terbangnya yang sepenuhnya memanfaatkan hembusan angin.

Secara umum, penampakan layang-layang berlampu ini marak di sekitar mulainya musim kemarau, hingga berakhirnya, yaitu antara bulan Juli hingga Desember. Di beberapa tempat, semisal di Bali, malah bulan-bulan ini dimanfaatkan untuk mengadakan lomba layangan, memanfaatkan kondisi langit cerah tak berawan, dan besarnya angin yang berhembus.

Karena besarnya layang-layang yang diperlombakan di ajang seperti ini, maka seringkali untuk menerbangkannya pun perlu usaha ekstra keras menggunakan bantuan seperti kendaraan bermotor, atau orang banyak, sehingga umumnya jika telah terbang maka akan dibiarkan terbang selama beberapa hari tanpa diturunkan.
Berikut ini beberapa karakteristik khas penampakan layang-layang berlampu: 
  1. Pola pergerakannya monoton, tidak ada perubahan dalam waktu relatif lama
  2. Bentuk pola lintasan antara ellips, lingkaran, atau lingkaran ganda/angka 8
  3. Tidak ada perubahan kecepatan yang mendadak ataupun ekstrim, misalnya dari bergerak lincah ke diam, atau sebaliknya
  4. Arah pergerakan relatif mulus, tidak zigzag ataupun acak
  5. Posisi relatif stasioner, alias di bagian langit yang itu-itu saja, tidak berkelana ke bagian langit lain yang jauh
  6. Teramati secara konstan dalam waktu relatif lama
  7. Sumber cahaya berupa titik, ukuran relatif kecil (bukan layang2nya sendiri yang bercahaya)
  8. Intensitas cahaya relatif lemah
  9. Perubahan intensitas warna relatif konstan, antara tidak meredup atau menerang sama sekali, atau meredup dan menerang dalam jarak waktu yang sama
  10. Warna cenderung "mentah"; merah murni, hijau murni, biru murni, dll.
Apakah anda pernah menyaksikan penampakan serupa? Atau memiliki komentar terkait karakteristik-karakteristik yang diungkapkan di sini? Silakan berbagi komentar. (byms)

Senin, 28 Februari 2011

Cahaya kelap-kelip teramati dalam penerbangan Bandung - Denpasar 24 Feb 11

Dalam penerbangan sore Bandung-Denpasar hari Kamis lalu (24 Feb 11), adik saya melaporkan bahwa pada suatu saat ia melihat keluar jendela pesawat dan menemukan pemandangan aneh di kejauhan; sumber cahaya yang berganti warna dan berkelip cepat, tidak bergerak, di ketinggian hampir sama dengan pesawat, yang saat itu sedang sama-sama berada di atas awan, serta tidak kelihatan bentuk bendanya seperti apa; hanya cahayanya saja.

Semula ia kira ini cahaya dari tiang pemancar radio, namun dalam pemikiran saya mengingat ketinggian jelajah pesawat komersil adalah sekitar 28,000 kaki (sekitar 8,5 km) rasanya sangat kecil kemungkinan ada tiang pemancar radio yang menjulang hampir setinggi dari Mt. Everest, Himalaya (8,8 km), di tanah Jawa pula.

Kemungkinan pesawat lain juga bisa dihapus karena obyek teramati tidak bergerak, sedangkan untuk balon udara saya kurang tahu apa ada jenis balon udara yang bisa mengambang stasioner maupun dilengkapi dengan piranti lampu dengan karakteristik sedemikian. Jadi kemungkinan besar yang dilihat si adik memang UFO.

Sayangnya ia tidak tahu persis posisi pesawat saat itu (wajar saja), maupun mengetahui dengan tepat waktu saat itu, sehingga posisi pesawat di peta tidak bisa dipastikan. (byms)

Kamis, 26 Agustus 2010

Kemungkinan UFO di atas Pulau Serangan - Agustus 2010

Spherical UFO over Serangan Island, Bali, August 26 2010
Pagi ini ceritanya saya berusaha mengabadikan burung-burung bangau yang biasanya bertengger di halaman belakang kantor. Sewaktu diunduh hasilnya, ternyata ada satu foto yang menunjukkan adanya obyek lain selain burung yang ikut terekam. Awalnya saya duga burung kecil, karena memang ada beberapa yang ikut berkeliaran waktu pemotretan berlangsung, namun setelah diteliti lebih lanjut sepertinya obyek lebih mirip piringan daripada burung, cukup solid, dan berada tidak terlalu jauh dari posisi pengambilan gambar. Juga menimbang shutter speed yang lumayan tinggi; 1/500 detik, maka sepertinya kalau sekedar burung dalam kecepatan normal maka ia bakalan tertangkap dalam kondisi cukup beku.

Dari arah pengambilan gambar (Selatan), berarti obyek berada di sekitar Pulau Serangan, Bali.

Setelah diperbesar sekitar 20X, obyek misterius ini menunjukkan kalau ia memiliki semburat warna ungu di bagian atas, dan hijau di bagian bawah; setelah saya cek ke bagian lain foto, ternyata memang ada sedikit iluminasi/bayangan warna semu pada bagian dengan kontras tinggi, tapi lebih ke warna coklat atau merah, bukan ungu apalagi dua warna.

Sekitar dua minggu sebelumnya sebenarnya saya pernah menyaksikan juga penampakan yang rada unik; sebuah benda hitam terbang cepat di atas laut dari arah timur, dengan lintasan horizontal menurun arah selatan ke sekitar Pelabuhan Benoa; sayangnya terlalu jauh untuk diperhatikan detailnya, yang pasti kecepatannya lumayan tinggi, sekitar 5-6 kali kecepatan parasailing yang biasa terlihat di daerah sana. Satu hal unik lainnya, di ujung perjalanannya, saat masih berada di udara, si obyek mendadak hilang.

UFO kah? Bagaimana menurut anda? (bay)

Jumat, 30 Juli 2010

Bintang Berjalan Merah Redup di Langit Denpasar

Setelah lama absen, akhirnya ngeliat lagi UFO.

Selasa malam, sekitar jam 8. Pulang dari kantor dan markir motor, lalu masuk kamar dan disambut ceria si kecil yang baru berusia 1.5 tahun. Rencananya malem itu mau makan di luar karena isteri nggak masak, sambil nunggu isteri siap-siap, sayapun ke luar lagi ke tempat parkir, karena si kecil naga-naganya pengen maen-maen di motor. Sambil jalan ke arah motor, seperti biasa menyempatkan diri buat melongok ke langit dulu, memperhatikan suasana langit malam itu sekaligus berburu, siapa tau ada sesuatu yang lewat.

Mata yang masih belum terbiasa dengan gelapnya langit, lama kelamaan mendapati ada beberapa bintang bersinar di langit, walaupun sebagian besarnya ditutupi awan tipis. Kemudian pandangan tertuju pada sebuah titik sinar redup tepat di arah tegak lurus di atas; awalnya dikira bintang... lho tapi koq bergerak?

Rabu, 24 Maret 2010

UFO Bandar Lampung Jan 2009

Video penampakan UFO di atas kota Bandar Lampung, 17 januari 2009



Gambar diambil pada sore hari, dengan tambahan detail saksi sebagai berikut:

  • kecepatan terbang yg tinggi
  • sempet menghilang dan nongol lagi padahal langit cerah
  • posisi hilang dan nongol laginya sangat jauh makanya gw bilang mungkin teleporting gitu kali ya
  • kalo emang ini pesawat jet mana asep nya
  • mana sayap nya

Analisis

Obyek berbentuk lonjong, dengan kecepatan standar dan laju tetap. Tidak teramati adanya sayap atau ekor, atau lampu, atau elemen lainnya yang biasanya nampak pada pesawat terbang konvensional.

Yang cukup menarik, obyek terlihat sempat menghilang dari pandangan, untuk kemudian muncul kembali sela beberapa saat kemudian.

Obyek berhenti teramati kala pandangan saksi terhalang antena TV di atas bangunan, padahal menurut perkiraan arah dan kecepatan, obyek mestinya akan masih teramati setelah pandangan ke arah langit tidak terhalang lagi.

Kemungkinan UFO: B (Skala A to D)

Sumber video: YouTube
(bay)





Rabu, 17 Maret 2010

Panduan Identifikasi UFO: Cahaya di malam hari

Untuk berburu penampakan UFO, malam hari adalah saat yang terbaik. Hal ini terutama karena pada malam hari seringkali UFO memancarkan cahaya terang, sehingga kemunculan UFO akan terlihat kontras dengan latar belakang malam yang gelap. Namun demikian perlu diperhatikan juga, sebelum kegirangan menyangka telah menemukan UFO, karena ada banyak hal yang bisa menjadi penyebab kesalahan identifikasi UFO di malam hari. Apa sajakah hal tersebut? Berikut ini beberapa hal yang sering disalah identifikasikan sebagai UFO:
  1. Pesawat Terbang Komersial Pesawat jenis ini biasanya memiliki empat sumber cahaya, minimal; masing-masing berwarna redup dan berukuran kecil, dengan formasi belah ketupat, dan terdiri dari warna-warna berikut ini: putih kekuningan, hijau, atau merah. Beberapa cahaya menyala konstan, tapi sebagian lagi menyala berurutan. Pada saat mendarat, akan ada lampu sangat terang berwarna kuning terang, yang tampak seperti stasioner. Arah terbang pesawat jenis ini selalu garis lurus, dan selalu diikuti gelombang suara gemuruh.
  2. Meteor atau Bintang Jatuh Walaupun berupa sumber cahaya tunggal, namun karena kecepatannya dan terbakarnya, bintang jatuh umumnya terlihat sebagai garis cahaya yang muncul sekelebat untuk kemudian menghilang. Umumnya muncul di puncak langit, lintasan garis lurus, dan teramati dalam hitungan kurang dari satu detik saja.
  3. Jejak Lampu Sorot Sejak beberapa tahun lalu, banyak gedung menggunakan lampu sorot berkekuatan tinggi yang mampu meninggalkan jejak di awan. Jejak yang ditimbulkan biasanya berupa lingkaran kabur, sangat redup, dan umumnya terdapat lebih dari satu jejak yang bergerak dalam pola spiral, merapat dan merenggang hingga ke area langit yang luas. Lampu sorot jenis ini biasanya teramati kalau dalam jarak pandang ada bangunan yang memasang lampu sorot jenis ini, atau night club, atau keramaian semisar konser musik.
  4. Jejak Lampu Mobil Pada lingkungan yang khusus, lampu mobil bisa menimbulkan jejak cahaya yang tinggi di langit; hal ini biasanya terjadi di daerah pengunungan dimana terdapat jalan-jalan di sisi gunung tinggi tempat mobil melintas. Cahaya jenis ini biasanya tidak memiliki titik cahaya atau perwujudan bentuk yang jelas, dan bergerak dengan lambat dan terkadang pola yang sangat acak namun memiliki arah yang konstan. Teramati kadang dalam waktu cukup lama, tapi seringkali menghilang setelah teramati "membelok".
  5. Ilusi pergerakan akibat perbedaan kerapatan udara Umumnya teramati seperti bintang yang sedikit bergerak-gerak acak, tidak diam di tempatnya, namun setelah sekian lama teramati, sumber cahaya tersebut relatif tidak berubah posisi, atau mendadak menghilang.
Beberapa ciri positif penampakan UFO:
  1. Sumber cahaya tunggal, berwarna putih atau kemerahan, atau transisi antara keduanya
  2. Kecepatan jelajah tinggi, atau berubah-ubah; mampu melambat hingga stasioner kemudian bergera kembali
  3. Arah lintasan tidak lurus, berubah-ubah, kadang hingga berbalik arah
  4. Sumber cahaya tiba-tiba muncul atau menghilang
  5. Terjadi perubahan terang dan warna cahaya sesuai perubahan kecepatan
  6. Memiliki cahaya yang "berdenyut"
  7. Memiliki cahaya sangat terang yang berkedap-kedip dengan sangat cepat
(bay)

Selasa, 16 Maret 2010

Berburu UFO di malam Nyepi


Bali gelap gulita di malam Nyepi Caka 1932 (16 Maret 2010), akibatnya langit semarak bertabur bintang. Pada saat seperti inilah, anomali yang muncul di langit akan lebih mudah teramati; saat yang tepat untuk berburu UFO.

Kesempatan langka yang hanya muncul setahun sekali di Bali ini, adalah suasana yang umumnya hanya bisa didapatkan di daerah sangat terpencil tanpa ada gangguan cahaya terrestrial, yang bahkan Observatorium Bosscha di Lembang saja tidak bisa nikmati.

Niatnya nggak muluk-muluk, sekedar mencari sesuatu yang jauh-jauh saja tapi masih bisa diperhatikan jelas; seperti yang pernah teramati dari Cikajang, Garut tahun 1999 silam, atau sukur-sukur se-heboh penampakan di lokasi sama pada tahun 2007 lalu. Sekaligus membuktikan kepenasaran juga sih, apakah saat ini masih ada UFO melintasi langit Pulau Dewata ini?



Tiga Penampakan UFO

Hasilnya ternyata lumayan, semenjak matahari tenggelam penuh dan langit gelap total, hingga sebelum adzan Isya berkumandang pun*, sudah teramati 3 penampakan UFO dalam wujud bintang bergerak, atau mengacu pada sistem klasifikasi Hynek; Nocturnal lights. Satu diantaranya disaksikan bareng isteri.
  1. Penampakan pertama berwujud titik sinar putih terang bergerak cepat dari puncak langit kearah timur laut, dengan lintasan lurus agak melengkung dan kecepatan konstan; lalu tidak teramati lagi ketika mendekati kaki langit karena perhatian tertuju pada penampakan kedua yang baru berlangsung.
     
  2. Penampakan UFO kedua berawal dari puncak langit agak ke Utara, terlihat lebih tinggi daripada yang pertama, berwujud sinar merah redup yang berubah menjadi putih, lalu merah meredup lagi; bergerak kearah Timur dengan lintasan busur yang ireguler dan beberapa kali mengubah kecepatan; menghilang dari pandangan karena posisi akhir terhalang bangunan.
     
  3. Yang ketiga, terhitung rada "berani" karena terlihat berada cukup dekat di kaki langit, muncul tiba-tiba di langit barat daya, mungkin dari langit diatas Tanjung Benoa atau lebih jauh lagi, tapi yang pasti dari area di arah antara Bandara Ngurah Rai dan Pelabuhan Benoa; kecepatan tinggi dengan obyek memancarkan sinar berwarna putih terang, lintasan datar kearah Selatan lalu tiba-tiba saja menghilang di tengah langit.

Kecepatan obyek pertama kalau dibandingkan pesawat jet komersial yang beberapa kali melintas, adalah kira-kira sekitar 4-5 kalinya; maka jika kecepatan jelajah rata-rata pesawat jet komersial adalah 950 Km/jam** maka perkiraan kecepatan obyek yang teramati tersebut adalah sekitar Mach 4 (empat kali kecepatan suara). Namun kalau ketinggian jelajah nya ternyata lebih tinggi lagi dari ketinggian penerbangan komersial (30.000 kaki**), berarti kecepatannya juga lebih tinggi lagi daripada itu.

Kecepatan obyek kedua sedikit lebih lambat, namun perkiraan jarak juga lebih jauh. Sedangkan kecepatan obyek ketiga sangat cepat, tapi dengan jarak yang diperkirakan jauh lebih dekat dibandingkan kedua obyek sebelumnya.

Tidak ada awan sama sekali pada jam itu, dan barulah setelah sekitar sejam berlalu tanpa penampakan lain, terlihat awan tipis mulai menyelimuti langit, dan perburuan pun dihentikan.

Sempat berburu lagi dua kali beberapa jam sebelum terbit fajar, namun tidak ada penampakan lagi, hanya dua kali melihat bintang jatuh. (bay)

* Yupp, di lingkungan tempat kami, walaupun ini Hari Raya Nyepi, mesjid masih boleh mengumandangkan Adzan; salut dengan toleransi nya warga Bali
** Sumber: Tata Operasi Darat

+ image dari: http://www.yeoldeufostore.com