Rabu, 11 Juli 2012

Sembilan jenis Alien pengunjung Bumi

Sembilan jenis Alien pengunjung Bumi ini disusun berdasarkan laporan saksi pertemuan dengan Alien, baik melalui proses Alien abduction, pertemuan Alien yang disertai dengan penampakan UFO, maupun penampakan Alien tersendiri namun diduga kuat terkait penampakan UFO dalam waktu berdekatan.

1. Greys


Greys A dan Manusia
Walaupun mencakup hanya 4 jenis dari sekitar 50an yang teridentifikasi tim Project Moondust menurut kesaksian Clifford Stone, Greys merupakan Alien yang paling sering terlihat, sehingga dianggap sebagai icon dari Alien. Bahkan dalam kenyataannya banyak juga yang menduga Greys sebagai satu-satunya jenis Alien.

Greys adalah jenis Aliens yang paling sering dikaitkan dengan peristiwa Alien abduction, sehingga banyak Ufolog mengkategorikan mereka sebagai jenis Alien yang bebahaya.

Diluar anggapan umum, Greys sendiri sebenarnya terbagi-bagi lagi menjadi beberapa sub-jenis, dengan yang paling sering terlihat dari jenis Greys A.

Greys A


Yang paling terkenal diantara jenis-jenis Alien dan menjadi icon dari pop-culture, umumnya Greys A memiliki struktur tubuh mirip manusia, namun dengan tinggi sekitar 1 meter saja. Berdada kecil, bertangan panjang, tidak terlihat berotot serta tidak memiliki organ eksternal seperti daun telinga, hidung, atau kelamin.

Yang mencolok dari Greys A adalah proporsi kepala mereka yang relatif lebih besar dibanding dengan besar tubuhnya, sehingga mirip anak kecil berkepala besar. Mata Greys berbentuk almond yang bersudut lancip dan miring, terlihat hanya hitam gelap tanpa pupil, serta mulut yang hanya berupa bukaan kecil tanpa bibir, hidung yang juga sederhana dan berukuran kecil.

Greys A dikabarkan memiliki kulit yang tanpa rambut, sangat halus seperti plastik, agak berkerut, dan berwarna keabu-abuan. Pada beberapa kasus dilaporkan kalau Greys memiliki warna kulit merah muda.

Greys A cenderung tidak menunjukkan emosi. Banyak Ufolog menduga kalau Greys ini sebenarnya adalah mahluk cyborg, atau malah sepenuhnya robot, dengan fungsi sebagai pekerja dari ras Alien yang lebih cerdas. Dalam beberapa kasus penculikan dilaporkan kalau Greys memiliki sorot mata yang menimbulkan halusinasi, dan walaupun memiliki hidung serta dada, mereka bernafas sangat lemah atau tidak sama sekali.

Komunikasi: telepatik/ekspresi vokal

Fungsi: pekerja, mind reader, memory screener

Greys B


Memiliki penampilan mirip Greys A, namun sedikit lebih tinggi dan proporsi tubuh lebih mirip manusia, menunjukkan emosi dan kemampuan berkomunikasi telepati yang lebih kompleks. Warna kulit putih atau keabuan, dalam banyak kasus teramati mengenakan pakaian ketat senada warna kulit mereka.

Komunikasi: telepatik.

Fungsi: pekerja terampil, misalnya: staf medis, pengawal.

Greys C


Memiliki penampilan mirip Greys B, sedikit lebih tinggi lagi (1,5 m) dengan rambut panjang berwarna putih keemasan (blond). Warna kulit keabuan, mengenakan pakaian ketat berwarna muda, menunjukkan emosi yang lebih kompleks dibanding Greys B

Komunikasi: telepatik

Fungsi: pekerja terampil kompleks, misalnya: pilot, navigator.

Greys D


Memiliki penampilan mirip Greys B, sangat tinggi (2 - 2,5 m) dan ramping, serta terlihat seperti tidak berpakaian. Anggun, cara jalan agak membungkuk dan bergerak perlahan dengan pinggul mengayun dari sisi ke sisi.

Dalam banyak kasus kemunculan Greys D, terlihat kalau mereka memiliki posisi penting dalam struktur sosial para Greys. Greys D umumnya tidak pernah tampil sendiri, namun didampingi oleh Greys jenis lain, khususnya Greys B yang berfungsi sebagai pengawal.

Komunikasi: telepatik

Fungsi: petinggi, misalnya: pimpinan politik, duta negara.

2. Nordics alias Space Brothers


Nordics dan Manusia
Dinamakan Nordics karena memiliki penampilan yang mirip dengan orang-orang dari wilayah Eropa Timur dan Atlantik Utara. Nordics memiliki tinggi antara 1.8 - 2 meter, dengan struktur tubuh dan penampilan manusiawi, berpostur atletis dan ramping, dengan sedikit saja perbedaan detail wajah dibandingkan manusia Bumi. Beberapa ciri yang menonjol antara lain: berkulit putih atau sedikit saja kecoklatan, warna rambut kekuningan (blond), pupil mata berwarna biru, hijau, atau biru kehijauan, ujung mata lancip agak naik.

Variasi lain dari Nordics memiliki tinggi tubuh yang lebih pendek, warna rambut putih keperakan, serta raut wajah yang tidak seperti orang Eropa dengan kulit yang lebih coklat.

Nordics kadang teramati terlibat dalam kasus-kasus Alien abductions, namun secara umum mereka menunjukkan sikap yang bersahabat, spiritual, dan hangat. Para Contactee dari Nordics rata-rata menyampaikan pesan mengenai harusnya manusia mengubah perilaku mereka agar bisa menjaga keseimbangan alam dan kosmos.

Komunikasi: verbal/telepatik

Sifat: spiritual, ramah

3. Reptoids alias Reptilians, Draconians, Dargons


Reptoids dan Manusia
Memiliki struktur tubuh mirip manusia, dengan variasi jenis kulit antara lain: bersisik dan berwarna kehijauan, kecoklatan dan terlihat keras/kasar, atau halus dengan noda-noda berwarna gelap. Mata kuning dengan pupil hitam atau warna api, dan iris tipis vertikal seperti mata kucing; mulut lebar tanpa bibir, dan gigi bervariasi antara gigi rata dan taring. Reptoids tidak memiliki pusar maupun puting, serta tidak terlihat memiliki daun telinga atau cuping hidung. Reptoids memiliki tinggi antara 1.5 - 3.5 meter dan cenderung berotot. Ada Reptoids yang memiliki ekor, ada juga yang tidak.

Adapun Draconians dikabarkan memiliki tinggi 2,5 - 4 meter, dengan postur lebih atletis dibandingkan Reptoids, serta memiliki sayap dan bisa terbang.

Sedangkan Dargons (bukan Dragons) dikabarkan memiliki panjang tubuh hingga 1,5 meter, dan bergerak dengan merayap.

Reptoids dalam banyak kasus Alien abduction digambarkan sebagai pihak yang kurang ramah, pemarah, dan kasar. David Icke lebih lanjut menganggap ada jenis Reptoids dengan kemampuan mengubah bentuk menjadi mirip manusia, dan banyak diantara mereka telah hidup dengan cara menyamar sebagai manusia di tengah-tengah kita.

Komunikasi: telepatik, verbal

Sifat: kasar, ambisius, militeristik

4. Insectoids


Insectoids dinamakan demikian karena kemiripannya dengan serangga. Memiliki struktur tubuh mirip belalang sembah, dengan perawakan mirip Greys D, namun dengan dua mata mata hitam yang sangat besar dan bagian kepala yang lebih mirip serangga daripada wajah manusia. Tangan dan kaki Insectoids relatif panjang, dengan jari-jari sangat panjang.

Insectoids bergerak sangat anggun dan luwes, dengan tinggi antara 1.5 - 2 meter dan cenderung sangat kurus.

Komunikasi: tidak diketahui

Sifat: terlihat bersahabat, namun diduga memiliki kemapuan hipnotis

5. Hybrids


Hybrids adalah jenis Alien yang merupakan kombinasi antara satu jenis Alien dengan lainnya, atau dengan manusia. Dari informasi korban abduction bedasarkan informasi para Alien pelaku praktik hibrida, manusia dipilih untuk menciptakan hybrids jenis unggul karena memiliki sesuatu yang khusus dan tidak mereka (Aliens) miliki. Ada dugaan seakan manusia dianggap sebagai "stem cell" dari jagad raya.

Hybrids Alien dengan manusia diduga adalah hasil dari proses abduction dengan kehamilan, dimana korban mendadak hamil setelah peristiwa abduction, kemudian saat kandungan mendekati usia kelahiran korban akan mengalami abduction kembali dimana bayi Hybrids dari rahimnya akan diangkat dan ia dipulangkan dengan hilangnya bayi dari kandungannya.

Komunikasi: telepatik/verbal

Sifat: beragam

6. Monsters


Flatwood Monster dan Manusia
Monsters adalah jenis Alien yang memiliki penampilan fisik maupun proporsi sangat berbeda dengan manusia, cenderung menyeramkan, dan tidak menunjukkan intelegensi tinggi ataupun kemampuan berkomunikasi kompleks.

Beberapa diantara Aliens jenis Monsters: Flatwood Monster (3,5 meter), Mothman (2,5 meter, bersayap), Hopkinsville Goblins (1 meter), Chupacabra (1 meter).

Komunikasi: ekspresi vocal

Sifat: menteror/intimidatif

7. Little Green Men


Little Green Men dan Manusia
Little Green Men (LGM) adalah istilah yang digunakan media massa bagi Alien di era sebelum tahun 1950an. Pada era ini diketahui banyak terlihat Alien berukuran sangat kecil kurang dari satu meter, dan berkulit hijau atau mengenakan pakaian berwarna hijau.

Popularitas LGM kemudian digantikan oleh Greys dan Alien jenis ini sangat jarang terlihat kembali di belahan dunia Barat. Namun demikian, penampakan Alien dari jenis ini secara mengherankan masih seringkali teramati hingga saat ini di negara-negara Asia, khususnya Malaysia, menurut laporan Ufolog Ahmad Jamaludin.

Komunikasi: telepatik

Sifat: pemalu

8. Elementals


Elementals adalah jenis Alien yang memiliki penampilan tidak seperti mahluk dengan kerangka fisik, atau terlihat lebih seperti mahluk supranatural. Elementals umumnya mengenakan pakaian longgar seperti gaun dan tutup kepala, dengan bagian kepala yang terlihat lebih menyerupai elemen alam atau energi daripada muka.

Sebagian jenis Elementals terlihat bisa terbang dan memiliki penampilan seperti peri, namun ada juga yang secara perawakan terlihat sangat kekar dengan wajah menyerupai cairan hitam kental.

Komunikasi: telepatik

Sifat: beragam

9. Droids, atau Robot


Droids dikabarkan terlihat dalam beberapa penampakan dan kasus penculikan, diantaranya yang menimpa seniman Sudjana Kerton di kediamannya di Bandung. Droids memiliki penampilan dan karakter yang mekanik, selayaknya gambaran robot dalam imajinasi manusia. Droids umumnya bertugas untuk melaksanakan hal-hal teknis, termasuk abduction, serta tidak diketahui memiliki kemampuan berkomunikasi dengan manusia baik secara verbal maupun telepatik.

Komunikasi: tidak diketahui

Fungsi: perangkat pendukung

Penutup


Sebagai catatan, walaupun sebagian besar dari informasi mengenai Aliens ini menyertakan keterangan terkait fitur-fitur fisik termasuk tinggi, namun dimungkinkan adanya variasi, selayaknya manusia Bumi pun memiliki perbedaan-perbedaan fisik antara satu dan lainnya.

Diluar dari sembilan jenis Aliens ini juga sebenarnya masih terdapat banyak jenis, namun tidak muncul sesering dari sembilan jenis ini. (byms)

Senin, 09 Juli 2012

Dokumen Valentich akhirnya dibuka oleh Pemerintah Australia

Catatan: Tulisan ini merupakan terjemahan kedalam bahasa Indonesia dari artikel aslinya di sini.

Hallo semuanya,

Pengantar:

Menghilangnya pilot Australia Frederick Valentich pada 21 October 1978, di atas Bass Strait, Australia, telah selalu membingungkan para peneliti UFO global. Valentich, menerbangkan pesawat ringan,  nomor registrasi VH-DSJ, menghilang pada penerbangan dari lanud Moorabbin, Melbourne, Victoria, menuju King Island di Bass Strait. Baik ia, maupun pesawatnya, tidak pernah terlihat lagi setelahnya. Ia melaporkan melihat benda asing di langit, selama penerbangan.

Dokumentasi Pemerintah:

Setelah kejadian tersebut, Pemerintah Australian melalui Department of Transport mengeluarkan tiga halaman berjudul "Aircraft Accident Investigation Summary Report" tanggal 27 Apr 1982. Pada bagian 7 dokumen tersebut, berjudul "Opinion as to cause (Pendapat mengenai penyebab)" Department tersebut menyatakan "The reason for the disappearance of the aircraft has not been determined. (Penyebab dari hilangnya ini masih belum ditentukan)" Referensi file yang tercantum dalam dokumen ini adalah V116/783/1047.

Upaya pencarian akses e V116/783/1047:

Pada 1982 Australian UFO researcher Bill Chalker meneliti Department of Transport UFO files "...but was specifically denied access to the Valentich files on the grounds that they were Air Accident Investigation files and not UFO files." (Chalker, Bill. 1996. The Oz Files. Duffy & Snellgrove. Potts Point, NSW. Page 170.)

Pada 2004 Saya mengirimkan sebuah permohonan Freedom of Information kepada Department of transport. Bagian dari permohonan tersebut adalah akses ke file V116/783/1047. Department tersebut memberitahu saya bahwa sepengetahuan mereka dokumen tersebut telah dihancurkan oleh National Archives of Australia (NAA.) Saya mengkaji NAA website's electronic database RecordSearch dan tidak menemuan catatan mengenai dokumen tersebut. Namun demiian, saya mengerti bahwa hanya sekitar 10% dari dokumen-dokumen yang disimpan NAA bisa dicari melalui RecordSearch.

Pada October 2011, sewaktu melakukan pencarian rutin pada RecordSearch, saya menemukan bahwa dokumen ini sekarang terdaftar sebagai dokumen dengan seri B1497 control symbol V116/783/1047, berjudul "DSJ-Cape Otway to King Island 21 October 1978 - Aircraft missing (Valentich) 1978-1992" barcode 10491375. Dokumen ini ditampilkan sebagai tersimpan di kantor Melbourne office dari NAA. Namun demikian status dari dokumen ini adalah "closed." Walaupun statusnya seperti ini, saya mengirimkan sebuah permohonan untuk mengakses dokumen tersebut, dengan alasan bahwa pada tahun 2012 surat-surat dokumen bertanggal 1978-1981 seharusnya sudah terbuka bagi masyarakat umum.

Dokumen lain muncul:

Pada saat bersamaan, Andrew Arnold, dan timnya, dari Melbourne based group, Victorian UFO Action, telah melakukan riset terhadap kasus Valentich. Andrew menemukan bahwa terdapat dokumen lainnya yang terkait. Ini adalah dokumen seri A4703 control symbol 1978/1205 titled "VH-DSJ- Light aircraft overdue King Island." dengan barcode 11485989 dan disimpan oleh Canberra office dari NAA. Agensi sumber yang terlihat di NAA Notes adalah Department of Transport, Head Office, Canberra and Melbourne, Emergency & Special Services Branch. Andrew mengirimkan permohonan untuk mengakses file ini.

Apakah yang dinyatakan dokumen A4703 ini mengenai UFOs?

Dokumen ini, yang terdiri dari 292 halaman telah dibukakan oleh Marine Operations Centre dan termasuk dalam dokumen MARSAR (Marine search and rescue). Sampul dokumen ini mengindikasikan bahwa baik pencarian udara dan laut telah dikerahkan. Insiden dibukakan pada 21 Oct 78 dan ditutup pada 25 Oct 78. Pihak berwajib yang terlibat adalah Victorian Police at King Island, Hobart and Lakes Entrance, ditambah dengan Department of Defence.

Dokumen ini memuat kesimpulan dua halaman yang berisi ringkasan luar biasa atas insiden, sebagai berikut:

"1. Airways Operations Melbourne menginformasikan bahwa sebuah Distress phase telah diberlakukan terhadap sebuah pesawat Cessna 182 berada di sekitar King island dalam penerbangan dari Moorabbin menuju King Island. Pesawat tersebut telah melaporkan mesin yang berjalan tersendat-sendat sebelum hilangnya komunikasi."

Pada bagian kesimpulan tertulis "S.SOC AMML menyatakan pesawat melaporkan melihat sesuatu (kemungkinan sebuah UFO) sesaat setelah meninggalkan Cape Otway pada 0903Z..."

Kemudian "16. Beberapa laporan mengenai sinar putih terang bergerak cepat telah diterima dari beragam bagian negara. Mt Stromlo observatory mengabarkan bahwa pada malam tanggal 21 adalah puncak dari hujan meteorite dengan 10-15 penampakan per-jam terjadi."

"21. Pada 250900Z pencarian pesawat terbang dihentikan dengan tidak adanya penampakan pesawat terbang, runtuhan, atau sisa pesawat walaupun telah dilakukan pencarian intensif di lokasi yang kecil."

"22. Sebagai lanjutan dari misteri ini, reruntuhan dilaporkan ditemukan di luar dari Lakes Entrance, diperiksa oleh Polisi namun tidak terkait dengan pencarian ini. Ayah dari pilot percaya sebuah UFO telah membawa anaknya dan akan ... (tulisan tidak jelas, pen) ia dalam waktu berselang. Kecelakaan ini menerima liputan surat kabar dan televisi karena keterkaitannya dengan UFO."

Saya menghitung ada sepuluh referensi ke kata "UFO" pada sisa bagian dokumen. Ini termasuk sebuah laporan dari pesawat terbang VH-DRB dari Tenannt Creek menuju Darwin yang melihat sinar putih terang selama 3-4 detik.

File V116/783/1047:

Dokumen ini diserahkan pada saya oleh NAA beberapa hari lalu. Dokumen kunci dari 315 halaman berkas ini adalah folio 103. Ini semuanya berjumlah 64 halaman, dan merupakan laporan dari Director, Victoria/Tasmania Region bertanggal 20 Oct 1981, dialamatkan untuk AS(SI). Ia memuat satu halaman "Air Safety Investigation Minute" dan 63 halaman laporan.

Dokumen memuat:

* Peta dari jalur penerbangan semula
* Data pesawat terbang
* Data kru penerbangan
* Data penerbangan
* Data Meteorologis
* Rangkaian peristiwa
* Sebuah analisis mengenai penyebab
* Lampiran-lampiran

Lampiran-lampiran memuat catatan percakapan antara para peneliti Departmen dan:

* The Moorabbin briefing officer
* Orang yang mengisi ulang bahan bakar VH-DSJ malam itu
* The Departmental OIC, King Island
* Seorang nelayan crayfish dari King Island
* The mess officer, ATC HQ
* Seseorang yang menerbangkan VH-DSJ pagi itu
* Tutor penerbangan Valentich
* Ayah dari Valentich
* Kekasih Valentich
* Seorang teman dekat Valentich
* Seorang pegawai dari Southern Air Services (SAS - pemilik pesawat terbang tersebut)
* Empat instruktur/pilot dari SAS

Lampiran-lampiran juga memuat:

* Gambaran jejak radar dari Melbourne Flight Services
* Sebuah analisis atas citra radar saat itu
* Rencana penerbangan Valentich
* Sebuah transcript dari rekaman komunikasi antara DSJ dan Melbourne Flight Services yang mencakup lingkup waktu lebih luas daripada yang dipublikasikan di dokumen dari 1982
* Sebuah peta menunjukkan liputan radio pada ketinggian berbeda, dan jarak berbeda dari Melbourne
* Sejarah pribadi rahasia dari Valentich
* Sebuah ringkasan berdasar informasi dari RAAF (AU Australia)
* Detail hasil ujian lisensi pilot komersil Valentich
* Detail dari perangat radio DSJ
* Ramalan cuaca dari area tersebut
* Perkiraan terbaik dari cuaca sepanjang jalur penerbangan
* Sebuah laporan dari contoh air dari Bass Strait oleh Department of Defence Materials Research Laboratories
* Sebuah laporan spesialis dari seorang dokter mengenai Human Factors Aspects
* Sebuah laporan mengenai sebuah pesawat terbang mengerek sebuah glider di dekat Apollo Bay
* Sebuah laporan UFO dari seorang individu
* Sebuah laporan mengenai hujan metallic "scintillations" terlihat di langit

Halaman utama laporan, di seksi 7, "Pendapat mengenai penyebab" hanya menyatakan "Tidak disimpulkan - pesawat terbang hilang."

Dokumen "Air Safety Investigation Minute" para 3, menyatakan "Pihak Region tidak bermaksud untuk mengambil tindakan lebih lanjut terkait perkara ini kecuali diperoleh bukti faktual yang positif."

Baca versi digital nya sendiri:

Anda bisa membacanya (dalam Bahasa Inggris, pen.) sebagaimana dibukakan bagi saya, dengan cara:

1. Go to http://www.naa.gov.au/
2. Click on "search the collection"
3. Click on "begin your search"
4. Up comes "RecordSearch"
5. In the keywords box type the word Valentich
6. Click on search
7. Up comes a list
8. Scroll down to V116/783/1047
9. Click on this entry
10. Click on digital file
11. Up comes the file.

Komentar:

Setelah anda membaca dokumennya, saya mempersilahkan anda berbagi pikiran. Silakan gunakan bagian komentar dari blog (sumber) di sini: http://ufos-scientificresearch.blogspot.com.au/2012/06/valentich-files-released-by-australian.html

Diterjemahkan oleh: Bayu Amus (byms).

Foto dan ilustrasi (dari Ufoevidence.org):




Referensi terkait:
(1) Valentich disappearance (Wikipedia) - http://en.wikipedia.org/wiki/Valentich_disappearance
(2) The Valentich Mystery - http://www.ufoevidence.org/cases/case24.htm
(3) The Frederick Valentich Disappearance by Paul Norman - http://members.ozemail.com.au/~vufors/valensum.htm
Enhanced by Zemanta

Jumat, 06 Juli 2012

Bus & truk tersesat di hutan Mbogan, kasus Alien abduction?

Di penghujung bulan Juni 2012, muncul berita mengejutkan mengenai tersesatnya satu buah bis Pahala Kencana berpenumpang 33 orang, dan dua buah truk Hino Ranger tronton pengangkut semen Jaya Mix milik PT Varia Usaha, Gresikdi hutan jati Gadogan, daerah Mbogan, desa Kedungbacin, kecamatan Todanan, Blora, Jawa Tengah.

Hal yang janggal adalah lokasi ditemukannya konvoi kendaraan ini adalah jauh di tengah hutan, diantara rimbunnya pepohonan jati di lahan hutan Perhutani, dengan akses jalan masuk rusak parah dan memiliki lebar hanya sekitar 1.5 meter, serta di sekitar Tempat Kejadian Perkara (TKP) tidak ditemukan jejak ban kendaraan keluar/masuk TKP.




Menurut keterangan saksi, hal yang terakhir mereka ingat adalah sedang melaju di jalanan mulus lebar, berpapasan dengan becak, kendaraan umum, supermarket, kota, dan berhenti di sebuah persimpangan dengan lampu lalu-lintas yang terus menyala merah.

Adapun saksi lain mengaku terakhir kali berada dalam perjalanan mendaki sebuah tanjakan curam, lalu bus nya kehilangan tenaga dan mundur, lalu terdengar suara benturan keras dan mendadak mesin mati dan semua gelap. Saat kernet turun untuk memeriksa, ternyata mereka sudah tidak berada lagi di jalan tanjakan, namun di tengah hutan jati, pada dini hari sekitar pukul 02:30 WIB.

Pagi harinya korban berhasil mencapai pemukiman terdekat, dan polisi yang dikirimkan untuk meninjau lokasi baru berhasil sampai ke tempat kejadian pada sekitar siang hari karena rusaknya medan jalan. Konvoi kendaraan ini sendiri baru bisa dievakuasi pada hari yang sama di sore hari. Untuk mengeluarkan konvoi kendaraan ini sendiri, tim evakuasi harus menebang beberapa pohon dan mengurug sawah karena jalan masuk yang tersedia tidak bisa dilalui kendaraan-kendaraan besar ini dalam kondisi normal.
Dalam wawancaranya dengan HU Suara Merdeka, Sekdes Jarwi menceritakan, Kamis (21/6) malam lalu sebuah PO bus ternama yang didalamnya berisi 33 orang terdiri atas penumpang dan awak bus dalam perjalanan dari Jakarta menuju Madura. Bus iring-iringan dengan dua truk tronton bermuatan semen dengan Nopol W 8397 UC dan W 8568 UC. ''Tidak diketahui pasti asal muasal kendaraan besar itu bisa nyasar di sebuah tempat di Desa Kedungbacin,'' jelasnya. (1)
Jarwi menambahkan, dari cerita yang berkembang di masyarakat, sebelum nyasar di Kedungbacin, awak bus seolah-olah melewati jalan Pantura yang jalannya sangat lebar, lampu kota juga terang benderang. ''Kata awak bus, dalam perjalanan itu juga berpapasan dengan becak, dan mobil lain. Hingga akhirnya tiba-tiba lampu mati. Tahu-tahu truk tronton berikut bus terperosok di gorong-gorong. ''Kejadiannya Jumat (22/6) dinihari menjelang Subuh. Kendaraan bus baru bisa dievakuasi Jumat malam sekitar pukul 22.00,'' tambah Sekdes Jarwi. (1)
Namun demikian diluar segala keanehan yang terjadi, pihak kepolisian dalam komentar resminya menyatakan ini murni kasus kesalahan sopir semata:
Sementara dari pihak kepolisian Polsek Todanan menganggap peristiwa tersebut adalah murni akibat sopir yang salah jalur hingga akhirnya tersesat didalam hutan. Hal ini disampaikan oleh Aipda Suyadi, Kanit Reskrim yang mewakili Kapolsek Todanan, AKP Daryoto. Di duga, sopir tak paham kondisi medan saat mengambil jalan pintas untuk menghindari kemacetan di jalur  Juwana-Rembang. “Sopir sudah kami mintai keterangan. Yang bersangkutan dalam keadaan sadar dan tak terpengaruh narkoba atau alkohol. Polisi menyimpulkan peristiwa itu murni karena sopir yang salah jalan,” kata Suyadi. (7)
Senada dengan kesimpulan polisi, menurut analisis dari bidang parapsikologi, kasus ini terjadi semata akibat kelelahan supir bus:
"Tidak, kecil kemungkinan ada dunia lain, sopir sering begitu dia halusinasi, pikirnya ada jalan," kata Ahli Parapsikologi, Masrukhan kepada Tribunnews.com, Minggu(24/6/2012). Masrukhan menjelaskan kejadian masuknya bus Pahala Kencana ke hutan jati di wilayah Blora, Jawa Tengah lebih disebabkan karena faktor kelelahan dan menumpuknya beban pikiran sang sopir, sehingga sering menghayal dan batinnya tidak tenang. "Kelelahan, banyak masalah jadi sering menghayal, tidak jelas realitas, karena ketidaktenangan batin," ujarnya.(9)
Adapun berdasarkan penelusuran di Google Map, TKP diketahui berada sejauh 50 Km dari jalur normal, dan walaupun diatas kertas jalur ini bisa ditempuh dalam waktu 40 menitan, namun berdasar pada perjuangan keras tim evakuasi untuk menuju TKP, serta mengeluarkan konvoi kendaraan dari TKP, menunjukkan kalau lokasi yang dimaksud hanya mungkin ditempuh dalam waktu beberapa jam, itupun dalam kondisi siang hari.


View UFO Sighting Indonesia in a larger map

Belum lagi kenyataan bahwa jalan menuju lokasi sangat sempit untuk bisa dilalui oleh kendaraan besar seperti bus dan truk tronton, sehingga di beberapa bagian jalan harus diurug dan pohon ditebang agar supaya konvoi kendaraan bisa dikeluarkan.



Kemudian dari dalamnya mereka terjebak di dalam hutan mengindikasikan kecil kemungkinannya supir baru menyadari kalau mereka salah jalan, setelah puluhan menit menembus hutan.

Jadi apakah sebenarnya yang terjadi? Berikut ini beberapa pendapat umum yang beredar:

Lorong Waktu & Tipuan Jin

Sejauh ini pihak media massa cenderung menduga konvoi kendaaan ini menemui nasib nahas masuk ke lorong waktu dan dipindahkan dari lokasinya semula. Adapun masyarakat setempat lebih percaya kalau insiden ini adalah buah karya mahluk halus yang mendiami hutan sekitar, apalagi ini bukan kejadian pertama ada kendaraan tersesat di hutan tersebut, walaupun biasanya hanya kendaraan kecil seperti motor dan mobil. 

Namun demikian menurut para pengamat di BETA-UFO, istilah yang lebih tepat sebenarnya bukan lorong waktu tapi portal teleportasi: suatu portal teleportasi muncul di jalan tempat konvoi kendaran melaju, dan mengeluarkan mereka di portal lainnya di tengah hutan jati tersebut. Adapun portal ini diduga tidak terjadi secara alamiah melainkan dengan campur tangan pihak ketiga dan bersifat artifisial/buatan.

Di sisi lain dari sudut pandang supranatural, lokasi tempat ditemukannya konvoi kendaraan ini sendiri diketahui merupakan tempat pesugihan dari mereka yang berusaha mencari kekayaan dengan cara meminta bantuan mahluk halus, seperti diterangkan salahsatu penduduk:
Sesepuh desa Kedungbacin, Kasbi mengakui hutan Bonggan merupakan tempat favorit untuk mencari kekayaan dengan jalan pintas, ilmu pesugihan. Ia menunjukkan banyak pakaian anak anak, terpasang di ranting pohon jati. Pakaian dibawa oleh orang tua, kalau keinginan berhasil, biasanya mereka datang lagi membawa aneka jajanan sebagai bentuk “persembahan”. (5)
Adapun tokoh paranormal setempat berpendapat kalau konvoi kendaraan ini sebenarnya sedang dalam perjalanan menuju alam gaib tempat mahluk halus berada, namun terselamatkan karena mendengar kokok ayam dan suara adzan:
“Itu jelas ulah makhluk halus. Kendaraan itu sebenarnya masuk ke dalam sebuah terowongan gaib yang entah kemana tembusnya. Beruntung sopir segera tersadar setelah mendengar suara kokokan ayam dan suara adzan,” kata Mbah Kesi, sesepuh desa setempat yang juga spiritualis kepada Tribun, Selasa (26/5/2012). Ia mengetahui cerita soal kokokan itu setelah si sopir truk bercerita banyak padanya saat meminta terapi akibat trauma berat. (6)

UFO & Alien Abduction

Diluar dari pendapat umum yang beredar, jika dilihat dari sisi Ufologi, peristiwa ini menurut penulis sebenarnya memiliki beberapa karakter khas dari Alien abduction, diantaranya:
  1. Pemindahan lokasi dari jalan raya ke tengah hutan
  2. Saksi kehilangan orientasi waktu, dan tidak tahu apa yang terjadi antara posisi terakhir yang diingat, dengan posisi tempat mereka ditemukan
  3. Mesin kendaraan mati secara tiba-tiba 
  4. Terdengar suara benturan keras, tanpa asal-usul yang jelas
  5. Berdasarkan catatan peristiwa Alien abduction, diketahui terkadang korban penculikan Alien dikembalikan ke daerah yang berbeda dengan tempat mereka diculik
  6. Lokasi berdekatan dengan danau: salahsatu tempat favorit penampakan UFO
Namun demikian dugaan ini hanyalah salahsatu asumsi awal, dan untuk memastikannya maka perlu diadakan rangkaian investigasi lebih lanjut terhadap hal-hal berikut ini:
  1. Jejak fisik:
    1. Apakah terdapat jejak anomali medan Elektromagnetik (EM) baik di TKP maupun pada badan kendaraan?
    2. Apakah terdapat jejak anomali radiasi radioaktif baik di TKP maupun pada badan kendaraan, atau saksi?
    3. Adakah ditemukan jejak pendaratan benda berat, atau tanaman yang layu terkena panas, di sekitar TKP?
    4. Adakah jejak fisik selain goresan ranting pada badan bus dan truk?
  2. Informasi setempat:
    1. Adakah saksi yang menyaksikan kemunculan cahaya-cahaya asing pada malam kejadian, atau beberapa hari sekitar waktu kejadian?
    2. Adakah saksi yang menyaksikan kemunculan cahaya-cahaya asing di sekitar TKP di waktu lain?
  3. Kondisi saksi:
    1. Adakah ditemukan bekas-bekas luka tak terjelaskan pada tubuh sopir, kernet, maupun penumpang bus?
    2. Adakah saksi yang merasa bermimpi bertemu dengan Alien, atau hal yang ia anggap biasa tapi terasa agak ganjil?
    3. Adakah saksi setelah kejadian ini memiliki peningkatan ketertarikan terhadap suatu hal tertentu?
    4. Adakah saksi setelah kejadian ini memiliki peningkatan ketertarikan terhadap UFO & Alien?
    5. Adakah saksi setelah kejadian ini mengalami sakit dengan gejala mirip keracunan radioaktif?
Jika kemudian terdapat tanda-tanda positif atas ciri-ciri yang dituliskan di sini, maka bisa jadi kita tidak berurusan dengan mahluk gaib, supir tidak hapal jalan, tapi dengan mahluk cerdas dengan teknologi sangat canggih, yang selama ini kita kenal sebagai Alien & UFO.

Adapun bus Pahala Kencana yang terlibat dalam insiden ini, saat ini disimpan di Pool sekaligus kantor pusat PO Pahala Kencana, di Jl. Pegangsaan II, Jakarta. (byms)

Referensi:
(3) http://jogja.tribunnews.com/2012/06/27/inilah-keanehan-kawasan-hutan-jaken-blora
(4) http://id.berita.yahoo.com/menyusuri-hutan-gaib-tempat-nyasar-bus-pahala-kencana-154205141.html
(5) http://radior2b.com/2012/06/28/menjawab-penasaran/
(6) http://id.berita.yahoo.com/beruntung-sopir-dengar-kokokan-ayam-153403127.html
(7) http://id.berita.yahoo.com/hutan-tempat-bus-pahala-kencana-nyasar-dulunya-kota-161606278.html
(8) http://www.tribunnews.com/2012/06/25/bus-pahala-kencana-kesasar-di-hutan-blora
(9) http://www.tribunnews.com/2012/06/24/parapsikologi-tak-ada-unsur-mistis-sopir-hanya-kelelahan

Rabu, 27 Juni 2012

UFO Menurut Islam (Tribun Kaltim)

Oleh: Uki M Kurdi, Direktur Tribun Kaltim (Sumber)

SELAMAT hari Jumat. Marilah kita saling mengingatkan untuk dapat mencapai pribadi yang muttaqien. Yaitu pribadi mulia yang secara istiqomah (konsisten) selalu menggapai derajat takwa yang berkualitas. Salah satu indikator takwa berkualitas bisa diukur dari sejauh mana kita selalu bertasbih (membenarkan kebesaran Allah ta'ala).

Dalam kurun sepekan yang lalu, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY)  dihebohkan oleh dua fenomena alam yang misterius. Dalam bahasa populer fenomena itu disebut crop circle (pola lingakaran tanaman yang teratur). Crop circle pertama terjadi sebuah hamparan sawah padi di Kabupaten Sleman, dan dua hari kemudian muncul lagi di Bantul.

Ada yang menganggap terjadinya crop circle disebabkan oleh pendaratan UFO (Unidentified Flying Object). Juga ada yang mayakini bahwa setiap crop circle mengandung arti tertentu atau pesan khusus yang disampaikan makhluk asing luar angkasa. Tapi ada pula kelompok masyarakat tertentu yang tidak percaya pada fakta crop circle terkait dengan UFO, mereka mayakini itu sebagai ulah tangan manusia.

Dalam konteks masyarakat madani secara internasional, pro-kontra menyangkut UFO memang belum tuntas hingga hari ini. Sebagian ilmuwan yang tidak percaya pada UFO karena mereka berpegang pada kaidah-kaidah ilmiah. Yang disebut ilmiah bagi mereka adalah segala sesuatu --tentang alam-- yang bisa dibuktikan secara faktual-empirik. Sejauh ini keberadaan UFO memang belum bisa dibuktikan secara faktual-empirik.

Sedangkan bagi ilmuwan modern yang percaya bahwa fenomena UFO juga masuk dalam kategori ilmiah, karena mereka berpegang pada prinsip-prinsip ilmiah yang lain. Prinsip itu menyebutkan bahwa sesuatu fenomena alam bisa pula disebut ilmiah asal bisa dibuktikan kebanarannya dengan pembuktian yang nonfaktual-empirik.

Bagi saya, kedua aliran ilmiah tersebut sama-sama benar dalam melihat fenomena UFO. Karena, ilmu pengetahuan memang selalu berpegang pada prinsip bahwa tidak ada kebenaran yang mutlak, kebenaran itu sangat bersifat relatif. Yang penting bagaimana kita menggunakan akal pikiran yang diberikan oleh Allah SWT untuk menguak seluruh potensi alam ciptaan Tuhan --termasuk yang masih tergolong misteri-- agar iman dan takwa kita semakin berkualitas.

Pertanyaannya bagimanakah Islam memandang UFO? Mohon maaf, sama sekali tidak dengan niatan untuk merendahkan ajaran agama-agama lain, namun saya bisa sampaikan bahwa beruntunglah mereka yang beragama Islam, dalam konteks menyikapi polemik ilimah tentang makhluk yang dalam khazanah ilmiah disebut 'benda terbang tak teridentifikas'i tersebut.

Setidaknya ada dua alasan untuk mengatakan bahwa umat Islam sejatinya sangat siap untuk menerima dan mengakui fenomena UFO. Alasan pertama, dari sisi iman. Kita --umat Islam-- diajarkan dengan dua prinsip yaitu makhluk dan kholik. Tuhan Yang Maha Esa adalah Sang Kholik (Pencipta). Di luar itu, seluruh yang ada di bumi dan langit adalah makhluk. Jadi, UFO entah dia itu makhluk luar angkasa atau makhluk bumi, tetap saja adalah makhluk Tuhan.

Alasan kedua, al-Quran sangatlah lengkap memberikan petunjuk-petunjuk tentang adanya makhluk yang hidup di luar bumi, yang tentunya bermakna dia bukanlah sejenis manusia. Tidak saja tentang eksistensi makhluk yang hidup di luar bumi, al-Quran juga memberi petunjuk-petunjuk tentang kendaraan yang digunakan oleh makhluk-makhluk tersebut.

Dalam perspektif ini tentunya UFO bisa kita kategorikan sebagai makhluk Tuhan di luar manusia yang hidup di suatu tempat, entah di luar angkasa sana atau mungkin di bumi. Allah SWT berfirman, "Dan diantara ayat-ayat-Nya adalah menciptakan langit dan bumi. Dan makhluk-makhluk hidup yang Dia sebarkan pada keduanya.  Dan Dia Maha Kuasa mengumpulkan semuanya apabila dikehendaki-Nya. (QS 42:29)

Yang jelas, kita umat Islam memang diwajibkan untuk percaya pada hal-hal yang nyata dan yang ghaib. Hal-hal yang ghaib misalnya makhluk yang kasat mata seperti malaikat, setan, jin, dan dajjal. Bila manusia diciptakan Tuhan dari tanah, malaikat dari cahaya, maka jin dan setan diciptakan Allah dari api.

Secara ilmiah kita bisa mengkritisi bahwa makhluk Allah yang terbuat dari cahaya dan api tentunya memiliki hukum-hukum tersediri yang terkait dengan alam semesta. Argumen ini untuk menegaskan bahwa manusia hanya bisa hidup dengan mudah di bumi. Malaikat, bisa hidup di bumi dan langit.   Sedangkan setan dan jin bisa hidup di bumi dan mungkin saja bisa hidup di luar bumi.

"Kepada Allah sajalah bersujud semua makhluk hidup yang berada di langit dan di bumi dan para malaikat, sedang mereka (malaikat)  tidak menyombongkan diri. (QS 16:49) Lantas, bagaimanakah halnya dengan polisi yang saat ini menyibukkan diri dengan mencari-cari calon terdakwa yang diduga telah merusak tanaman padi di sawah petani korban crop circle? Dari semangat ilmiah dan tuntunan ajaran Allah SWT, kiranya tindakan polisi itu tergolong negatif.

Kenapa? Karena sesungguhnya kita bisa merujuk fenomena crop circle di Sleman dan Bantul tersebut dari sisi positive thinking. Artinya mungkin saja itu hasil karya makhluk luar angkasa UFO yang sedang mengajarkan kepada kita semua untuk selalau bertasbih kepada Allah SWT.

"Bertasbihlah bagi-Nya planet-planet, bumi dan semua yang ada di dalamnya. Bahwa mereka itu hanya tasbih dengan memuji Dia, tetapi kamu tidak mengerti caranya mereka. Sungguh, Dia Maha Penyantun lagi Maha Pengampun. (QS  17:44)

Jadi, marilah kita jadikan bangsa Indonesia sebagai bangsa yang tidak malas berpikir. Apalagi mayoritas penduduk bangsa ini adalah muslim yang ajaran agamanya sangat mendorong untuk membuka ruang bagi tumbuh dan berkembangnya kajian-kajian ilmiah termasuk kajian atas fenomena segala makhluk Tuhan yang ghaib, semacam UFO misalnya.

Pembaca yang saya hormati. silakan melanjutkan membaca berita-berita sajian Tribun Kaltim edisi hari ini. Kami berharap kiranya sajian kami selalu menjadi inspirasi untuk kemajuan masyarakat Kaltim di segala bidang. Termasuk menjadi inspirasi bagi tumbuh dan berkembangnya iptek (ilmu pengetahuan dan teknologi) yang berbasis pada iman dan takwa.
Salam. (*)

Editor : Fransina
Sumber : Tribun Kaltim

Petunjuk Al-Qur’an Tentang Makhluk Berakal di Luar Planet Bumi (PengajianBremen)

Oleh: Bpk. Yudi N. Ihsan (sumber)

Al-Qur’an merupakan mu’jizat terbesar sepanjang masa. Pertamakali dibukukan di jaman Khalifah Abu Bakr, lalu pembukuannya disempurnakan di jaman Khalifah Umar bin Khathab. Sedangkan di jaman Khalifah Utsman mulai ditetapkan bentuk hurufnya serta diperbanyak sehingga dikenal istilah Rosam Utsmani. Ilmu tata bahasa al-Qur’an (nahwu dan sharaf) mulai diperkenalkan di jaman khalifah Ali bin Abi Thalib.

Salah satu keistimewaan al-Qur’an adalah memungkinkan penafsirannya yang terus berkembang dan selalu up to date. Salah satu contohnya adalah yang terdapat di dalam surat Ar-Ra’du (13) ayat 15.
Dan hanya kepada Allah-lah sujud (patuh) “Man” yang ada di langit dan di Bumi, baik dengan kemauan sendiri (taat), ataupun terpaksa, begitupula bayang-bayangnya (ikut sujud) di pagi dan petang hari (QS 13:15).

Ayat tersebut menjelaskan adanya “Man” di langit dan di Bumi. Lalu siapakah yang dimaksud “Man” di dalam ayat ini?

  1. Di dalam tata bahasa al-Qur’an (arab) “Man” menunjukan makhluk yang diberi akal. Sedangkan makhluk berakal yang diciptakan Allah swt ada 4, yaitu: Malaikat, Iblis, Jin, dan Manusia. Oleh sebab itu makhluk-makhluk lain seperti binatang, tumbuhan, atau benda mati tidak bisa disebut “Man” tetapi disebut “Maa”. Jika diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia maka “Man” bermakna “Siapa” dan “Maa” bermakna “Apa”
  2. Ciri-ciri “Man” yang dimaksud di dalam ayat di atas adalah:
    a) Sujud dengan taat kepada Allah;
    b) Sujud dengan terpaksa kepada Allah; dan
    c) Memiliki bayang-bayang.
    Ayat tersebut berbunyi: Walillahi yasjudu Man fi ssamaawaati wal ardhi, jika diterjemahkan menjadi: Dan kepada Allah “Man” di langit dan di Bumi bersujud/beribadah. Itu bunyi paraghraf pertama dari ayat tersebut. Paraghraf ini menjelaskan adanya “Man” di langit dan di Bumi yang bersujud/beribadah kepada Allah. Lalu dilanjutkan dengan kalimat: Thou’an wa karhan wa dzilaluhum…., jika diterjemahkan menjadi: Taat, dan terpaksa, dan bayang-bayang mereka…… Paraghraf ini menjelaskan cirri-ciri “Man” yang dimaksud pada paraghraf pertama. Bahwa sujud/ibadahnya si “Man” yang dimaksud di atas kadang kala taat, kadang terpaksa, dan mereka memiliki bayang-bayang
  3. Perlu diketahui lagi bahwa kata As-samaawaati pada ayat tersebut berbentuk jamak. Sehingga menjadi petunjuk bahwa “Man” yang berada di luar planet Bumi akan tersebar di banyak planet lain
  4. Jika melihat ciri-ciri tersebut diatas maka tidak mungkin yang dimaksud “Man” di dalam ayat tersebut adalah Malaikat, karena Malaikat selalu patuh kepada Allah, tidak pernah terpaksa, dan tidak memiliki bayang-bayang
  5. Juga tidak mungkin yang maksud “Man” di dalam ayat tersebut adalah Iblis, karena Iblis tidak pernah taat kepada Allah serta tidak memiliki bayang-bayang
  6. Dan tidak mungkin pula yang dimaksud “Man” di dalam ayat tersebut adalah Jin. Walaupun ada Jin yang taat dan terpaksa, tetapi Jin tidak memiliki bayang-bayang
  7. Maka yang dimaksud dengan “Man” pada ayat tersebut adalah makhluk seperti manusia. Yaitu mahkluk yang kadang kala taat, atau terpaksa serta memiliki bayang-bayang. Oleh sebab itu, ayat tersebut menjadi petunjuk adanya makhluk berakal seperti manusia di luar planet Bumi.
Disamping “Man”, di luar planet Bumi pun Allah swt pun menciptakan “Maa” dari kelompok binatang melata. Sebagaimana firman Allah swt di dalam surat An-Nahl (16) ayat 49.

Dan hanya kepada Allah-lah sujud “Maa” yang melata yang ada dilangit dan “Maa” yang melata yang ada di Bumi. Dan para Malaikat, dan mereka tidak menyombongkan diri. (QS 16:49).

Ayat tersebut menjelaskan adanya “Maa” dan “Malaikat” di langit dan di Bumi yang selalu sujud kepada Allah serta tidak sombong. Pada ayat ini tidak ada istilah terpaksa, sebagai bukti bahwa Malaikat dan “Maa” selalu sujud dengan taat kepada Allah swt.

Mengakhiri pembahasan tentang makhluk di luar Bumi maka silahkan simak firman Allah swt di dalam surat Asy-Syura (42) ayat 29.

Dan diantara tanda-tanda kekuasaan-Nya, ialah menciptakan langit dan Bumi dan “Maa” yang melata yang Ia sebarkan pada keduanya. DAN IA MAHA KUASA UNTUK MENGUMPULKAN (MEMPERTEMUKAN) SEMUANYA (MAKHLUK LANGIT DAN BUMI) APABILA IA BERKEHENDAK (QS 42:29).

Ayat tersebut menjadi petunjuk adanya kemungkinan pertemuan (interaksi) antara manusia yang ada di langit dengan manusia yang ada di Bumi bahkan kemungkinan saling berjodoh, tentunya jika Allah swt sudah berkehendak. Wallahu a’lam bishowab.

Sumber: Blog Pengajian Bremen