Senin, 12 Maret 2012

Dua cahaya melintas cepat tanpa suara di Serdang, Sumatera Utara, Januari 2011

No. 1101xx-01-u-serdang-sumut
Timestamp:  8/3/2011 14:41:14
Nama Pelapor: Fitra Surya Perdana
Profesi: Karyawan Swasta
Deskripsi penampakan:  Saat itu malam bulan purnama , ketika keluar dari rumah saya lihat dibawah bulan  ada dua cahaha sebesar lampu pijar dengan kecepatan seperti pesawat jet tempur melintas dari arah barat menuju ketimur yang mengherankan , kedua cahaya tersebut tidak bersuara. 
Bentuk UFO:  Dua bola cahaya yang besar lalu semakin jauh makin mengecil
Lokasi penampakan:  Tanjung Beringin, Serdang Bedagai, Kecamatan Tanjung Beringin Lorong Dua Kelapa Sawit, Sumatera Utara
Waktu penampakan: 21.00 WIB
Lama penampakan: 30 detik
Tanggal penampakan: Januari 2011
Saksi Mata: Sendiri
Pengalaman pertama: Ya

Jumat, 09 Maret 2012

Berburu Penampakan UFO dengan Pena Laser

Fun with an Argon-ion and a He-Ne laser. Most ...
Image via Wikipedia
Salah satu hal yang kadang teramati pada saat terjadi penampakan UFO adalah reaksi mereka terhadap sinar laser. Pada beberapa kesempatan, UFO bereaksi dengan mengubah kecepatan mereka, atau malah menghilang, ketika mendapati ada sinar laser yang diarahkan mengenai mereka. Dari informasi tersebut maka diketahui kalau sinar laser merupakan salahsatu media dimana manusia bisa berinteraksi dengan UFO. Terkait hal ini, maka apakah sinar laser bisa dijadikan juga sarana kita untuk memancing kemunculan mereka?

Menurut Google, kata Laser berasal dari singkatan dalam Bahasa Inggris yaitu "Light Amplification by Stimulated Emission of Radiation", dan merupakan mekanisme suatu alat yang memancarkan radiasi elektromagnetik, biasanya dalam bentuk cahaya yang tidak dapat dilihat maupun dapat lihat dengan mata normal, melalui proses pancaran terstimulasi. Pancaran laser biasanya tunggal, memancarkan foton dalam pancaran koheren.

Teknologi laser yang baru ditemukan pada 1960 ini, dianggap termasuk dalam salahsatu temuan paling berpengaruh dalam Abad ke-20, dan banyak dipakai dalam aplikasi elektronik canggih, misalnya DVD player dan recorder, dimana pembacaan data dengan berkas sinar laser telah memungkinkan manusia menciptakan media penyimpanan data optik, dengan kualitas, ketepatan, dan ketahanan yang jauh lebih baik (dan harga lebih murah) dibanding media penyimpanan data magnetik. Atau dalam aplikasi yang lebih taktis, karena berkas sinar laser yang terpusat dan lurus, maka teknologi ini diaplikasikan juga dalam keperluan pengukuran jarak, bantuan pembidik senjata api, hingga ke alat bantu mengarahkan peluru kendali ke sasaran tembaknya. Sedangkan berkas laser dengan kekuatan yang lebih rendah, dipakai di dunia bisnis maupun pendidikan sebagai alat bantu presentasi dalam bentuk pena laser (atau bahkan kini gantungan kunci), serta di dunia hiburan sebagai efek visual dalam pagelaran-pagelaran, atau dalam pembuatan film.

Adapun teknologi ini sendiri, jika mengacu pada kesaksian Colonel Phillip Corso dan informasi yang didapat dari forum Ufolog semisal Above Top Secret, merupakan hasil retro engineering dari reruntuhan pesawat UFO yang jatuh di Roswell, pada 1947; suatu teknologi yang sebenarnya belum akan manusia Bumi temukan jika mengikuti alur pertumbuhan sains dan teknologi secara normal. Dilihat dari sisi sejarah alterantif ini, maka sebenarnya tidaklah mengherankan jika UFO akan berinteraksi dengan teknologi yang berasal dari dunia mereka yang memiliki pencapaian teknologi jauh lebih maju tersebut.

Pertanyaannya, jika UFO diketahui bereaksi terhadap sorotan sinar laser, maka apakah kita bisa memancing kehadirannya juga dengan cara serupa? Dan jikapun iya, apakah hal ini hanya bisa dicapai dengan perangkat laser berkekuatan sangat tinggi dan berharga mahal? Pertanyaan ini terjawab dengan tidak sengaja ketika Brian Fahey, dan Neil, dari Amerika Serikat, yang menceritakan pengalamannya menyaksikan fenomena penampakan misterius di langit setelah Neil secara iseng menyorotkan laser dari perangkat pena laser nya ke arah Bulan, dalam sebuah artikel di situs UFO Digest:

"Brian recalls that the weather was cold and the sky was about 90% clear. "Neil pointed the laser at the moon which was a little to the left of straight ahead and above the horizon about 30 or 40 degrees. He pointed it at the moon and suddenly there was a point at which the laser had excited something and that something looked like it was a large sparkler in the sky", added Brian"
"Neil again lit the laser and focused it at the moon but no sparkler, then he swept it across the sky and it again excited an object traveling towardRochester (now to their right). At this point they were both spooked and turned off the light and continued enroute"
Adapun penulis, berbekal ketertarikan tinggi pada gadget jenis pena laser ini (dan tentunya pada fenomena UFO), kemudian memutuskan untuk memiliki juga seperangkat laser pena seperti yang digunakan Neil dan mencoba sendiri hasilnya. Penulis pun membeli seperangkat laser pena dengan pancaran sinar hijau dan kekuatan tertera pada label adalah 200 mW (mili Watt), yang konon cukup kuat untuk memancarkan pancaran laser lurus dan terfokus hingga jarak 3 Km, dan mulai melakukan eksperimen dengan menyoroti daerah langit berbeda-beda pada malam hari.

Catatan dan perhatian!
Walaupun pena laser dijual bebas dan bisa diperoleh dengan mudah, hal ini tidak berarti pena laser adalah mainan! Harap awasi pemakaiannya dan patuhi petunjuk keamanannya, sadarilah bahwa laser memiliki muatan energi yang bisa membahayakan, termasuk laser dari sumber pena laser, maupun gantungan kunci sekalipun. 

Banyak kasus kecelakaan melibatkan sinar laser bisa berakibat cacat permanen pada retina mata dan berujung pada kebutaan; hal ini biasanya menimpa mereka yang masih berusia anak-anak dan baik secara sengaja maupun tidak sengaja menyorotkan sinar laser ke mata mereka atau mata anak lainnya. Bagi mereka yang matanya terkena laser berkekuatan sedang, kemungkinan akan kembali pulih penglihatannya setelah beberapa bulan, sedangkan bagi mereka yang matanya terkena laser berkekuatan tinggi atau dalam waktu lama, bisa jadi menghadapi resiko kebutaan permanen karena retina nya terbakar. 

Menurut artikel tentang bahaya laser di situs go4healthylife.com, Health Protection Agency di Inggris menyarankan batas aman kekuatan laser yang aman untuk digunakan secara umum adalah 1mW (mili Watt), itupun harus disertai informasi keamanan yang jelas. Adapun pena laser/laser pointer yang beredar di Indonesia rata-rata memiliki kekuatan 5mW, yang artinya sudah jauh di atas batas aman; apalagi yang berkekuatan > 100 mW. Gunakan dengan sangat berhati-hati! (byms)

Catatan: dulu (2010/2011) tulisan ini saya post di beta-ufo.org, namun hilang pada saat server crash jadi saya publikasi ulang di sini.
Enhanced by Zemanta

Senin, 05 Maret 2012

Bintang zigzag teramati di Muara Ule Lheu, Banda Aceh, Januari 2007


No. 0701xx-01-u-banda aceh-aceh
Timestamp:   1/25/2011 7:07:32  (mm/dd/yy)
Nama Pelapor: Firman S.
Profesi: Swasta

Deskripsi penampakan:  Maaf, saya baru dapat link pelaporan ini, kejadiannya diawal tahun 2007, penampakan 2 (dua) cahaya yang tingginya setara dengan ketinggian bintang, dengan warna dan ukuran serupa bintang, terlihat bergerak sangat kencang dari selatan ke utara. yang didepan berjalan lurus, sementara yang satunya mengikuti  dibelakang zigzag sangat cepat. kejadian itu tengah malam, saat langit sangat cerah di Muara Ule Lheu (pelabuhan penyebarangn Banda Aceh-Sabang)

Bentuk UFO: Segitiga
Lokasi penampakan: Muara Ule Lheu, Banda Aceh
Waktu penampakan: Tengah malam
Lama penampakan: Sekitar 10 menit
Tanggal penampakan: Awal januari 2007
Saksi Mata: 2 - 5 orang
Pengalaman pertama: Ya

Jumat, 02 Maret 2012

Deskripsi grup Islamic UFO - Revisi 1 Maret 2012

Audzubillahiminassyaitonnirrojim, Bismillahirrahmanirrahim,

Grup "Islamic UFO" membahas mengenai fenomena UFO dan Alien dari sudut pandang Islami. Diskusi berlangsung dalam bahasa Indonesia, dengan referensi dalam bahas Arab, Indonesia, dan Inggris.

Grup ini dibentuk sebagai upaya ijtihad untuk mencari tahu identitas dari fenomena UFO, yang selama ini tidak dijelaskan secara kongret dalam Al Qur’an dan hadits, namun fenomenanya nyata teramati dalam kejadian sehari-hari, dan diduga kuat mengindikasikan keberadaan mahluk cerdas selain manusia di Bumi.

Grup ini terbuka terhadap analisa maupun pendapat pribadi mengenai topik Ufologi & Islam, berdasarkan sumber-sumber referensi utama dan pendukung, serta batasan-batasan sebagai berikut:

A. Referensi Utama & Pendukung

Dua referensi utama yang dipakai adalah sebagai berikut:
1. Referensi dari dunia Ufologi
2. Referensi dari literatur Islami (Al-Qur'an, Hadist, dan pendapat ulama)

Adapun referensi pendukung adalah yang bersifat umum dari bidang sains, dan bidang lainnya yang bisa ditelusuri, diverifikasi, dan terpercaya.

Dengan tidak mengurangi rasa hormat, sesuai pembatasan topik dari grup maka literatur dari Agama dan aliran kepercayaan di luar Islam sifatnya adalah referensi tersier, dan tidak bisa dijadikan dasar utama argumen, maupun pembukaan thread diskusi baru.

B. Topik yang diperkenankan

Topik yang diperkenankan adalah semua yang menyangkut hubungan antara Ufologi dengan Islam, dengan dasar sebagai berikut:
1. Konteks pengertian Islam yang dipakai adalah yang sesuai pemahaman umum
2. Tidak membahas mengenai pengubahan dasar-dasar kepercayaan Islami

Demikian dasar-dasar ini kami tetapkan dengan tujuan untuk menjaga produktivitas diskusi, dan suasana diskusi yang positif, semoga Allah SWT memberikan kita semua petunjuk dan pencerahan.

Salam,

Tim moderator Islamic UFO

Last update: 01/03/12

Link grup: http://www.facebook.com/groups/islamicufo/

Kamis, 01 Maret 2012

Dabbah itu mahluk biologis bukan spiritual

Audzubillahiminassyaitonnirrojim,

"Dan Allah telah menciptakan semua jenis dabbah dari air, maka sebagian dari dabbah itu ada yang berjalan di atas perutnya dan sebagian berjalan dengan dua kaki sedang sebagian (yang lain) berjalan dengan empat kaki. Allah menciptakan apa yang dikehendaki-Nya, sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu." ~QS 24:45.

Perhatikan penggalan kalimat pertama, yang menunjukkan kalau dabbah ini adalah mahluk hidup yang berbasis air, atau memiliki kadar air tinggi -- seperti mayoritas mahluk hidup yang kita kenal di Bumi yang rata-rata memiliki kadar air tinggi, misalnya hingga 70 - 80% pada manusia.

Jadi kalau kita bercermin pada QS 24:45 ini, maka yang dimaksudkan sebagai dabbah adalah jelas mahluk biologis seperti manusia dan hewan, bukan mahluk spiritual seperti Malaikat dan Jin. (byms)